Pencegahan Gigi Sensitif pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Gigi sensitf adalah salah satu masalah yang sangat menganggu apalagi jika kamu masih berusia remaja, masa yang penuh dengan kegiatan berkumpul dengan teman, saat berkumpul juga tidak bisa dihindari dari makan-makanan yang dapat memancing timbulnya gigi sensitif, makanan yang umum dapat memicu terjadinya gigi sensitif biasanya adalah makanan atau minuman yang panas, dingin, manis, ataupun asam. Gejala yang terjadi pada gigi sensitif ketika mengkonsumsi makanan atau minuman tersebut biasanya adalah timbulnya ngilu tajam yang terjadi pada gigi, bisa dibayangkan jika itu terjadi pada saat berkumpul dengan teman maka akan terasa kurang menyenangkan karena ngilu pada gigi akibat gigi sensitif yang dialami.

Gigi sensitif umumnya terjadi pada usia 20 tahun sampai 40 tahu,  namun tidak jarang kasus gigi sensitif ini juga tejadi pada remaja, kasus gigi sensitif sendiri bukanlah sebuah penyakit, meskipun ini bukan sebuah penyakit tetapi kasus ini tidak bisa dianggap sepele karena gigi sensitif yang dalam bahsa ilmiahnya adalah Dentine Hypersensitive adalah sebuah keadaan dimana terbukanya dentin akibat perubahan pada struktur gusi atau penipisan email gigi.

Lapisan email gigi berada dibagian terluar gigi yang yang berfungsi untuk melindungi bagian terluar gigi. gigi sensitif juga bisa dikarenakan penurunan gusi, berdasarkan penelitian kebanyakan ini terjadi pada usia 30 tahun, pada usia ini 30% gusi mengalami penurunan atau istilah kedokterannya adalah resesi gingiva sehingga lapisan dentin terbuka kedalam lingkungan mulut yang menyebabkan gigi terasa ngilu. Selain itu lapisan dentin didalam gigi mempunyai saluran-saluran sangat kecil yang langsung berhubungan dengan syaraf gigi apabila dentin terpotong karena berbagai sebab maka akan timbul ngilu pada gigi ini lah yang menyebaban gigi sensistif.

Gigi yang biasa mengalami gigi sensitif adalah geraham atas, sementara gigi yang jarang mengalami gigi sensitif adalah gigi seri. Meskipun tidak semua gigi berpotensi besar untuk mengalami gigi sensitif ada baiknya untuk melakukan langkah pencegahan sebelum gigi sensitif mendatangi Anda.

Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah gigi sensitif terjadi, antara lain:

  • Menjaga kebersihan gigi dan mulut. Ini bisa dilakukan dengan cara menyikat gigi dua kali dalam sehari, yaitu setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
  • Tidak menggunakan pemutih gigi dan psta gigi. Pemutih gigi dan pasta gigi yang mengandung pemutih berbahan dasar peroksida dapat menyebabnya gigi sensitif.
  • Kurangi mengkonsumsi makanan asam. Makanan asam dapat membuat mengikisnya email gigi sehingga dapat membuat gigi menjadi sensitif.
  • Tidak menyikat gigi dengan cara yang salah dan terlalu kuat. Menyikat gigi dengan cara yang salah dan terlalu kuat menjadi penyebb paling utama dari timbulnya gigi sensitif ini dapat membuat lapisan email gigi menjadi tipis dan menyebabkan gigi sensitif.
  • Menggunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut. Penggunakaan sikat gigi ini diharapkan tidak membuat email gigi menipis karena kasarnya bulu sikat gigi.
  • Hindari kebiasaan menggertakan gigi pada saat diam maupun tidur. Email memang bagian terluar untuk melindungi gigi tetpi ia tidak dapat menahan kekuatan dari gertakan gigi yang Anda lakukan lambat laun email gigi akan menipis dan mengakibatkan gigi sensitif.
  • Rajin berkunjung ke dokter gigi untuk mengontrol kesehatan gigi Anda.

Lebih baik mencegah dibanding mengobati rasanya sangat cocok dalam pembahasan kali ini, karena gigi menjadi salah satu faktor penting dalam proses mengunyah makanan pada manusia, tidak salah sebenarnya untuk Anda lebih memperhtikan gigi Anda sebelum sebelum gigi Anda sesnsitif dan tidak bisa menikmati makanan kesukaan Anda bersama teman-teman ada baiknya mencegah itu terjadi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY