Pencegahan Herpes Zoster Pada Remaja

www.futuready.com

SehatFresh.com – Pernahkah Anda mendengar penyakit herpes zoster? Belum banyak yang mengetahui bahwa penyakit yang dinamakan herpes zoster ini merupakan penyakit lanjutan dari penyakit cacar air. Herpes zoster merupakan reaktivasi dari infeksi virus yang disebabkan oleh varicella-zoster, yaitu virus penyebab cacar air. Setelah Anda sembuh dari cacar air, virus akan menetap di jaringan saraf dekat sumsum tulang belakang dan otak, namun bentuknya tidak aktif. Di kemudian hari, virus varicella-zoster dapat aktif kembali, dan menyebabkan herpes zoster.

Munculnya ruam dan bintil menyakitkan pada kulit yang mengikuti jalan saraf yang terinfeksi merupakan ciri utama dari herpes zoster. Dalam beberapa kasus, herpes zoster dapat menyebabkan beberapa gejala awal (prodromal) yang berkembang beberapa hari sebelum ruam menyakitkan pertama kali muncul. Gejala tersebut meliputi sakit kepala, gatal atau sensasi kesemutan pada kulit, dan demam.

Seseorang dengan herpes zoster bisa menularkan virus varicella-zoster kepada siapa pun yang belum pernah terkena cacar air, karena tubuhnya belum kebal terhadap virus tersebut. Hal ini biasanya terjadi melalui kontak langsung dengan luka terbuka dari ruam yang muncul karena herpes zoster. Namun, orang yang tertular akan menderita cacar air setelah terinfeksi, bukannya herpes zoster.

Karena merupakan penyakit lanjutan dari cacar air, siapapun yang pernah menderita cacar air dapat pula menderita herpes zoster. Kebanyakan orang dewasa terkena cacar air ketika mereka masih anak-anak. Apa pun penyebabnya, penurunan kinerja sistem daya tahan tubuh meningkatkan kerentanan virus herpes zoster untuk menjadi aktif. Orang di bawah tekanan (stres) ekstrim juga rentan terkena herpes zoster. Ini karena bahan kimia yang dilepaskan saat stres dapat mengganggu kinerja sistem daya tahan tubuh.

Karena cacar air seringkali terjadi pada anak yang berusia kurang dari 12 tahun, remaja yang berusia lebih dari 13 tahun yang sebelumnya pernah cacar air dapat menderita herpers zoster bila sistem kekebalan tubuhnya tidak dalam kondisi baik. Tidak ada obat untuk herpes zoster, namun pengobatan yang tepat dengan obat antiviral dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko komplikasi yang mungkin timbul.

Pada beberapa orang, rasa nyeri karena herpes zoster nyeri dapat terus berlangsung meskipun setelah ruam telah bersih. Kondisi ini dikenal sebagai neuralgia postherpetic, dan itu terjadi ketika serat saraf yang rusak mengirim pesan rasa sakit yang “membingungkan dan berlebihan” ke otak. Tergantung pada saraf yang terkena, herpes zoster dapat menyebabkan radang otak (ensefalitis), kelumpuhan wajah, atau masalah pendengaran dan keseimbangan.

Dengan demikian, perlu dilakukan upaya pencegahan mengingat komplikasi dari herpes zoster ini bisa begitu serius. Pencegahan herpes zoster pada remaja yang pernah cacar air dapat dilakukan dengan cara:

  • Orang yang belum pernah cacar air (baik itu anak-anak, remaja maupun orang dewasa) mungkin memerlukan vaksinasi sebagai salah satu upaya pencegahan cacar air dan herpes zoster. Meskipun tidak menjamin sepenuhnya akan bebas dari cacar air atau herpes zoster, vaksinasi dapat mengurangi kemungkinan timbulnya komplikasi serta mengurangi keparahan penyakit. Anda bisa bertanya kepada para ahli di pusat medis guna mendapatkan informasi lebih rinci mengenai vaksinasi cacar air dan herpes zoster.
  • Bila belum pernah cacar air, sebisamungkin hindari kontak dengan penderita cacar air. Cuci tangan tangan sesering mungkin, terutama setelah melakukan kontak dengan penderita.
  • Mengadopsi pola hidup sehat dan bersih agar sistem kekebalan tubuh bekerja pada performa terbaiknya. Ini dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Mengurangi stres juga termasuk ke dalam langkah pencegahan herpes zoster, mengingat stres dapat menurunkan sistem daya tahan tubuh sehingga meningkatkan kerentanan terkena cacar air maupun herpes zoster.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY