Pencegahan Hipertiroidisme pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pada masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak ke fase dewasa, salah satu yang berubah pada masa remaja adalah berat badan, jika pada masa anak-anak Anda mempunyai badan yang kurus maka pada masa remaja maka berat badan Anda akan bertambah untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Namun, jika Anda sudah banyak makan tetapi jarum timbangan tidak kunjung bergeser satu bar pun, hati-hati bisa jadi Anda terkena hipertiroidisme.

Kelenjar tiroid adalah salah satu dari kelenjar endokrin terbesar pada tubuh manusia. Fungsi dari kelenjar ini adalah untuk mengontrol metabolisme dalam tubuh, dan mengontrol sel-sel tubuh menggunakan energi untuk proses kerja masing-masing organ. Metabolisme yang terjadi pada tubuh dapat mempengaruhi suhu tubuh, detak jantung, dan seberapa banyak seseorang mengeluarkan kalori.

Jika itu adalah pengertian mengenai kelenjar tiroid  maka hipertiriodisme adalah gangguan yang terjadi pada kelenjar tiroid, dimana kelenjar ini memproduksi dan mengeluarkan hormon tiroksin yang berlebihan mengakibatkan tingginya metabolisme yang terjadi dalam tubuh serta membuat tubuh mengeluarkan banyak energi. Kondisi ini ditandai dengan sulitnya bertambah berta badan meskipun sudah banyak makan, sulit tidur, banyak mengeluarkan keringat, detak jantung menjadi cepat, dan lain-lain.

Hipertiroidisme adalah kondisi yang berbahaya, kalimat lebih baik mencegah daripada mengobati tentunya juga berlaku untuk penyakit ini, maka berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah hipertiroidisme:

  • Mengetahui hipertiroidisme. Mengetahui mengenai penyebab dan gejala dari penyakit ini dirasa perlu karena salah satu cara mencegah penyakit adalah dengan mengetahui apa penyebab dan mengetahui gejalanya agar tidak membuat penyakit ini bertambah parah.
  • Pemeriksaan rutin oleh seorang ahli endokrinologi. Diketahui kelenjar tiroid adalah kelenjar endokrin terbesar pada tubuh maka diperlukannya pemeriksaan rutin oleh ahli endokrinolog utnuk mengetahui adakah kemungkinan terjadinya hipertiroidisme yang terjadi.
  • Pola hidup sehat. Melakukan pola hidup sehat dan mengkonsumsi zat gizi secara seimbang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ini karena reaksi autoimun kemungkinan berasal dari keadaan yang kurang terjaganya pola hidup sehat dan pola konsumsi gizi yang tidak seimbang.
  • Mengontrol asupan yodium. Yodium adalah salah satu mineral yang berguna untuk perkembangan dan kesehatan tubuh, namun konsumsi yodium yang berlebihan dapat memperlambat kerja kelenjar tiroid sehingga dapat menyebabkan hipertiroidisme.
  • Hindari merokok. Salah satu penyebab penyakit hipertiroidisme adalah karena adanya penyakit gaves dan kanker, dan perokok lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit tersebut dibanding kan dengan yang bukan perokok.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY