Pencegahan Hipoksia pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Berpergian ke daerah yang lebih tinggi seperti pegunungan, tentu disukai oleh anak-anak, pemandangan yang asri dan menawan dari wilayah pegunungan seringkali menjadi daya tarik tersendiri bagi kebanyakan orang yang mencintai panorama alam, namun terkadang kendala yang terjadi di daerah pegunungan adalah hipoksia, kondisi ini akan menjadikan perjalanan atau rekreasi Anda menjadi tidak menyenangkan.

Sewaktu berada di dataran tinggi, jantung dan paru-paru akan bekerja lebih cepat guna melepaskan plasma darah yang dapat meningkatkan persentase kandungan sel darah merah yang membawa oksigen. Sehingga dalam waktu yang singkat asupan sel darah merah yang telah meningkat ini dapat dialirkan menuju otak.

Begitu pula dengan sumsum tulang yang memproduksi lebih banyak sel darah merah tambahan akan membuat transportasi oksigen lebih efisien, sehingga dalam periode beberapa hari atau bulan Anda dapat terbiasa dengan kondisi atau lingkungan seperti itu. tetapi apakah Anda akan berada pada daerah yang lebih tinggi tersebut dalam waktu yang lama? Jika tidak maka sebaiknya Anda melakukan pencegah hipoksia pada anak Anda, sesungguhnya pencegahan adalah obat terbaik, berikut adalah beberapa pencegahan hipoksia yang bisa Anda lakukan saat berada di daerah yang lebih tinggi, antara lain:

  • Memberikan asupan oksigen. Akan lebih baik jika memberikan asupan oksigen sebelum hipoksia terjadi. Asupan oksigen harus sesuai dengan kadar dalam darah sehingga kadarnya harus diatas 90%. Asupan oksigen yang berlebihan hanya akan mengganggu laju napas yang akan membuat napas terhenti. Kadar oksigen yang mencapai 100% memiliki efek racun yang akan membentuk radikal bebas. Semakin besar kadar oksigen yang diberikan, maka gejala-gejala lain akan muncul seperti kedutan pada otot, kejang, telinga berdenging, iritasi saluran napas dan koma.
  • Mengatur pola makan. Pengaruh hipoksia biasanya memuncak pada hari kedua atau ketiga, oleh karena itu ada baiknya Anda tidak makan-makanan berat seperti daging yang berlemak, beberapa hari sebelum atau setelah tiba di wilayah pegunungan terlebih saat malam hari. Lalu, apa yang sebaiknya Anda santap setelah tiba di tempat tinggi? Anda masih dapat mengonsumsi nasi, havermout, dan kentang. Ada baiknya untuk makan sedikit saat malam hari dan lebih banyak pada pagi hari, karena remaja sering kali sulit melakukan ini, maka mereka lebih sering terkena hipoksia.
  • Terapi. Hipoksia yang disebabkan oleh asma bisa dihindari dengan cara mengikuti terapi asma yang sudah diresepkan oleh dokter. Terapi tersebut juga bisa membantu pasien mengendalikan asma
  • Memeriksakan keadaan anak Anda sebelum berpergian ke daratan tinggi. Ada baiknya untuk memeriksa kondisi kesehatan jika anak Anda memiliki kelebihan berat badan, anemia sel sabit, penyakit jantung atau paru, sebelum berwisata ke wilayah pegunungan. Konsultasi dengan dokter perlu Anda lakukan dan Anda perlu memastikan keadaan fisik atau kesehatan anak Anda sebelum melakukan aktivitas atau memutuskan untuk tinggal di wilayah daratan tinggi agar mengetahui apa yang harus dipersiapkan untuk mencegah hipoksia terjadi pada anak Anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY