Pencegahan Polip Serviks

www. sehatfresh.com

SehatFresh.com – Polip adalah pertumbuhan jaringan kecil yang biasanya bersifat jinak (non-kanker), namun juga dapat bersifat ganas (kanker) dalam beberapa kasus yang langka. Sedangakn serviks adalah daerah pada organ produksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Serviks berada diantara rahim (uterus) dengn liang senggama wanita (vagina).

Pertumbuhan polip pada serviks atau mulut rahim adalah suatu hal yang dianggap normal. Bahkan, sebagian besar wanita yang berusia di atas 20 tahun telah memiliki polip serviks, walaupun pada kebanyakan kasus polip serviks lebih umum ditemukan pada wanita yang berusia di atas 40 tahun.

Pada kebanyakan kasus, hanya ada satu polip yang tumbuh di saluran serviks atau di permukaan mulut rahim. Pada beberapa kasus, ada dua, atau maksimal memiliki tiga polip yang tumbuh di mulut rahim.

Polip serviks biasanya tidak akan menyebabkan masalah apapun. Namun, ketika polip serviks menyebabkan gangguan kesehatan, maka polip serviks dapat menyebabkan gejala seperti pendarahan yang tidak normal dan menstruasi yang banyak.

Harus dipahami bahwa polip adalah pertumbuhan jaringan yang tidak normal. Walaupun sebagian besar polip bersifat jinak, namun ada beberapa polip yang bersifat ganas karena polip ini adalah pertumbuhan yang tidak normal dan sel kanker adalah sel abnormal yang terus tumbuh dan menyebar ke berbagai organ tubuh.

Kanker serviks merupakan penyakit yang jarang terjadi. Bahkan, berdasarkan statistik, hanya sekitar satu persen wanita dengan polip serviks yang terkena kanker serviks.

Semua penyakit pasti dapat dicegah. Termasuk penyakit polip serviks ini. Berikut adalah langkah – langkah agar anda terhindar dari polip serviks, antara lain:

  • Lebih menjaga kebersihan. Jagalah kebersihan organ intim anda lebih dari biasanya ketika anda mengalami menstruasi. Anda harus sering mengganti pembalut. Jika tidak, pembalut yang kotor dan lembap akan mengundang bakteri untuk tinggal dan berkembang disana. Hal itu tidak hanya akan menyebabkan penyakit polip serviks namun juga dapat menimbulkan iritasi pada kulit vagina.
  • Gunakan jenis sabun yang benar. Hindarilah pemakaian sabun yang mengandung antiseptik. Sebaiknya, anda memilih sabun yang lebih ramah terhadap vagina seperti adanya kandungan susu pada sabun. Hal yang tak kalah penting adalah memastikan pH sabun khusus yang anda gunakan ini memiliki pH yang seimbang dengan kondisi vagina. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan vagina agar kuman dan bakteri enggan tinggal dan bersarang disana.
  • Pakai celana katun atau stoking dengan selangkangan kapas. Ini membantu mencegah akumulasi kelebihan panas dan kelembaban. Panas dan kelembaban membuat seorang wanita rentan terhadap infeksi vagina dan leher rahim.
  • Pakailah kondom setiap hubungan seksual. Ini mengurangi resiko infeksi menular seksual yang dapat menyebabkan polip serviks.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY