Pencegahan Sakit Gigi Saat Hamil

SehatFresh.com – Fluktuasi hormon yang menyertai kehamilan membuat gusi ibu hamil lebih sensitif dan berpori dari biasanya. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kemungkinan sakit gigi, mulai dari masalah gusi hingga gigi berlubang. Karena perubahan hormon, sistem kekebalan tubuh juga terganggu sehingga memengaruhi perlindungan tubuh terhadap bakteri yang menyebabkan penyakit gigi dan gusi. Muntah berulang karena morning sickness juga membuat gigi terkena asam lambung yang kuat, dan meningkatkan risiko gigi berlubang. Dan, ternyata dampak sakit gigi ini cukup serius bagi kehamilan.

Peneliti dari University of North Carolina telah menemukan fakta bahwa akibat yang ditimbulkan gigi berlubang sama fatalnya dengan akibat mengonsumsi rokok dan alkohol selama kehamilan, yaitu keguguran. Ini terkait dengan produksi prostaglandin yang semakin meningkat saat sakit gigi akan memicu kontraksi yang berisiko keguguran, terutama pada trimester pertama kehamilan.

American Academy of Periodontology melaporkan masalah kesehatan mulut terutama masalah gusi selama kehamilan bisa menimbulkan komplikasi yang mungkin tak terduga sebelumnya. Infeksi bakteri pada gusi menjadi penyebab gejala nyeri dan sakit gigi bisa menyebabkan bakteri masuk ke dalam aliran darah, dan melintasi plasenta. Ini bisa menyebabkan infeksi rahim, dan membahayakan janin dalam kandungan. Penyakit gusi dan gigi selama kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko keguguran dan kelahiran prematur.

Untuk mencegah sakit gigi dan masalah mulut lainnya, ibu hamil sangat dianjurkan untuk melakukan perawatan gigi yang tepat, dengan cara :

  • Sikat gigi dua kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
  • Bersihkan gigi dengan benang gigi (flossing) sekali sehari.
  • Konsumsi makanan sehat yang kaya vitamin dan mineral.
  • Hindari makanan bergula yang memicu gigi berlubang.
  • Hindari minum minuman asam yang bisa mengikis gigi.
  • Untuk menghilangkan asam yang tertinggal di mulut karena muntah, berkumurlah dengan air putih untuk menetralkan PH dalam mulut.
  • Periksakan kesehatan gigi ke dokter gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali.
  • Sangat tidak disarankan minum sembarang obat sakit gigi, konsultasikan dahulu dengan dokter gigi guna memastikan keamanannya bagi kehamilan.

Sebelum memulai program kehamilan, penting untuk melakukan general chek-up termasuk pemeriksaan gigi dan mulut oleh dokter gigi. Jika ditemukan adanya masalah seperti karang gigi misalnya, maka dapat segera dilakukan upaya terapi yang tepat. Kesehatan mulut dan gigi ibu hamil sebaiknya mendapat perhatian yang serius, mengingat dampak yang ditimbulkannya bisa fatal bagi kehamilan.

Sumber gambar : sehatplan.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY