Pencegahan TBC pada Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang memiliki nama Mycobaterium tuberculosis. Biasanya orang yang terkena TBC menyerang pria atau wanita dengan rentang umur 15-35 tahun. Penyakit ini masuk dalam penyakit yang menyerang organ paru-paru dan sifatnya mematikan. Bahkan tak hanya paru-paru, susunan syaraf pusat (otak), ginjal, sendi, tulang dan bagian tubuh lainnya bisa terserang. Umumnya penyakit TBC ini menyerang paru-paru. Orang yang sudah terkena penyakit ini harus melakukan perawatan dan pengobatan intensif hingga benar-benar sembuh sehingga TBC tidak kambuh kembali.

Gejala yang umumnya timbul akibat penyakit ini adalah batuk berdahak yang berlangsung selama lebih dari 21 hari. Batuk yang terjadi juga kadang mengeluarkan darah. Gejala yang timbul selain batuk adalah kehilangan nafsu makan, sehingga penderita mengalami penurunan berat badan yang disertai kelelahan dan demam.

Bakteri Mycobacterium tuberculosis menyebar di udara melalui semburan air liur dari batuk atau bersin pengidap TBC. Beberapa kelompok memiliki peluang lebih besar tertular TBC, seperti orang dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun, pengidap HIV/AIDS, diabetes atau orang yang sedang menjalani kemoterapi, kekurangan gizi, pecandu narkoba, perokok, petugas media yang sering berhubungan dengan penderita TBC.

TBC merupakan penyakit menular yang menyebabkan masalah kesehatan terbesar kedua di dunia setelah HIV. Maka dari itu penting untuk melakukan pencegahan agar tidak terkena atau tertular penyakit ini, beberapa pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menghindar dari pasien TBC. Untuk mencegah penyakit TBC, Anda harus berusaha menghindari penyebarannya. Salah satunya dengan tidak berdekatan dan berkomunikasi dengan pengidap TBC. Bila penderita TBC batuk atau bersin, sebaiknya orang yang sehat menutup mulut atau memakai masker. Satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu arah angin. Jangan sampai angin berhembus mengarah ke orang yang sehat setelah sebelumnya melalui orang yang menderita TBC. Bukan mencegah arah anginnya, namun harus menghindari angin tersebut. Perlu diketahui juga bahwa bakteri TBC bisa terbawa oleh angin.
  • Memulai gaya hidup sehat. Pola hidup yang buruk dalam masalah kesehatan biasanya memiliki perluang terkena virus TB lebih besar dibandingkan orang-orang yang menjaga gaya hidupnya tetap teratur. Bahkan, resistennya lebih rendah dibandingkan orang-orang yang sehat. Hidup sehat juga dapat memebuat daya tahan tubuh menjadi baik sehingga tubuh dapat melawan virus TBC dengan baik pula. Cara hidup sehat dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya dengan mengonsumsi makanan bergizi, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan daging tanpa lemak. Selain itu, Anda juga harus menghindari makanan kurang sehat, termasuk lemak dan gula berlebih, serta rajin berolahraga. Anda bisa melakukan olahraga renang atau lari. Tidur cukup, yaitu 7 hingga 8 jam setiap harinya juga tidak boleh Anda lewatkan.
  • Menghindari merokok dan minuman beralkohol. Kedua hal ini juga dapat mencegah penularan penyakit TBC.
  • Vaksinasi BCG. BCG (Bacille Calmette-Guerin) merupakan vaksin yang digunakan sebagai cara mencegah penyakit TBC secara efektif. Biasanya vaksin ini diutamakan untuk anak-anak kecil. Vaksin ini tidak direkomendasikan oleh CDC untuk dijadikan imunisasi rutin. Hanya dalam beberapa keadaan masyarakat Amerika dan negara-negara lainnya ditekankan untuk menggunakan vaksin ini.
  • Mengetahui gejala-gejala TBC. Megetahui mengenai gejala-gejala TBC dapat memepercepat langkah penanganan.
  • Jemur tempat tidur penderita TBC di panas matahari langsung. Langkah ini untuk menghindari hidupnya bakteri di tempat tidur tersebut.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY