Pencegahan Varises Pada Remaja

SehatFresh.com – Munculnya guratan pembuluh darah yang membesar pada kaki tentunya akan sangat mengganggu penampilan. Guratan-guratan yang seringkali tampak keunguan atau kebiruan dikenal dengan varises. Varises menimbulkan rasa nyeri karena dengan melebarnya pembuluh darah menyebabkan saraf-saraf di sekitarnya tertekan. Pembuluh darah yang melebar juga mengurangi kinerja jantung untuk memompa darah secara efisien.

Tubuh memiliki banyak pembuluh darah (arteri dan vena) berupa saluran kecil yang membawa darah mengalir ke dan dari setiap bagian tubuh. Aliran darah dimulai dengan aksi pemompaan jantung. Ketika jantung berdetak, pemompaan darah berlangsung dan darah mengalir melalui semua saluran kecil tersebut. Arteri membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh, dan vena membawa darah dari seluruh tubuh kembali ke jantung.

Seiring dengan bertambahnya usia, pembuluh darah kehilangan elastisitasnya sehingga mengakibatkan terjadinya peregangan. Akibatnya, sebagian darah menetap di pembuluh darah bukannya mengalir sebagaimana mestinya. Pembuluh darah membengkak, dan akhirnya muncul varises. Varises umumnya dijumpai pada anggota gerak bagian bawah, yaitu kaki.

Varises juga menjadi masalah bagi kaum muda, seperti remaja. Munculnya varises pada remaja sering dikaitkan dengan kecenderungan genetik. Ini berarti jika anggota keluarga ada yang memiliki varises, seorang anak menjadi lebih berisiko varises. Faktor hormonal juga terkait dengan munculnya varises pada remaja. Kondisi ini diperparah jika remaja tersebut kurang gerak. Gaya hidup tidak aktif atau kurang gerak menyebabkan sirkulasi darah menjadi tidak lancar dan memicu tekanan berlebih di sekitar kaki, sehingga meningkatkan kerentanan atau memperparah varises.

Bagi remaja, tentunya varises ini sangat mengganggu penampilan. Apalagi, varises yang dibiarkan bisa berubah menjadi ulkus (bisul) akibat penumpukan cairan jangka panjang yang disebabkan oleh peningkatan tekanan darah di dalam pembuluh darah yang terkena. Sayangnya, tidak ada cara yang benar-benar bisa mencegah timbulnya varises. Tapi, meningkatkan sirkulasi dan menjaga kesehatan otot dapat mengurangi risiko varises atau mengurangi keparahan varises yang telah ada. Ini dapat dilakukan dengan perubahan gaya hidup seperti:

  • Rutin berolahraga untuk melancarakan sirkulasi darah dan meningkatkan kekuatan kaki. Berjalan kaki atau lari ringan dapat membantu meningkatkan sirkulasi pada kaki, sehingga bisa mencegah dan memperparah varises.
  • Hindari berdiri atau duduk terlalu lama. Usahakan melakukan selingan dengan melakukan hal lain ketika Anda harus duduk atau berdiri pada waktu yang lama.
  • Menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan yang sehat dengan berolahraga dan pola makan sehat. Akibat berat badan berlebih, bagian kaki akan menopang lebih berat dari biasanya. Ini bisa mengakibatkan terhambatnya aliran darah dari kaki yang dipompa ke arah jantung.
  • Perbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah guna melancarkan dan menjaga kesehatan sirkulasi darah.
  • Hindari menyilangkan kaki terlalu Menurut para ahli, posisi menyilangkan kaki terlalu lama bisa menimbulkan masalah sirkulasi darah sehingga meningkatkan risiko varises di kaki.
  • Angkat kaki sebelum tidur dengan memposisikan kaki lebih tinggi dari kepala. Ini membantu melancarkan sirkulasi darah di kaki.
  • Kenakan pakaian yang tepat dengan tidak memakai pakaian yang terlalu ketat di sekitar kaki dan pinggul.
  • Kenakan alas kaki yang tidak membuat kaki terasa tertekan dan “ketat”. Hindari juga pemakaian sepatu hak tinggi terlalu lama.

Jika varises telah muncul dan perubahan gaya hidup tidak begitu membantu, segera periksakan ke dokter.

Sumber gambar : www.SFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY