Pengaruh Konsumsi Obat Maag Pada Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kondisi ibu hamil sangat rentan terhadap sakit. ┬áKondisi dimana ibu hamil juga harus mengatur pola makan dan pola hidup untuk kesehatan sang ibu dan janin. Rasa mual-mual selama masa kehamilan terkadang membuat nafsu makan ibu hamil jadi terganggu.

Ketidakteraturan pola makan ini dapat memicu munculnya gejala maag. Maag terjadi akibat naiknya produksi asam lambung yang berlebih. Beberapa faktor penyebabnya antara lain, perut kosong, konsumsi makanan dengan kadar keasaman tinggi dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana pengaruh konsumsi obat maag saat masa kehamilan? Konsumsi obat maag dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan ibu dan sang janin antara lain:

  • Resiko janin terkena alergi atau asma

Mereka yang mengkonsumsi obat penekan asam lambung, dan dilakukan tes darah ternyata sistem imun sitokinnya meningkat sitokin yang meningkat menimbulkan peningkatan reaksi alergi.

Menurut penelitian, dari data 30.000 ibu hamil yang mengkonsumsi obat penekan asam lambung 51% sang buah hati menderita bersin, kesulitan bernapas dan gejala asma.

  • Berat badan menurun

Biasanya, keluhan maag terjadi pada daerah sekitar lambung baik itu mual, muntah (emesis gravidarum), heart burn (rasa panas di ulu hati, bahkan sampai mual dan muntah yang berlebihan ( hiperemesis gravidarium). Beberapa obat maag memang membuat efek ulu hati lebih baik akan tetapi ini akan membuat perut menjadi tidak nyaman dan mengurangi nafsu makan. Perut yang sering kosong akan membuat janin menjadi kekurangan nutrisi dari sang ibu. Berat badan yang tidak stabil juga akan memberikan efek buruk bagi sang janin.

  • Merusak organ pencernaan

Obat maag bisa membunuh bakteri-bakteri baik di dalam organ pencernaan. Sehingga perut merasa tidak nyaman setelah mengkonsumsi obat maag. Produksi asam lambung yang terus-menerus ditekan oleh obat maag saat hamil beresiko menyebabkan pendarahan pada organ pencernaan.

  • Memperburuk kondisi

Sakit maag ringan yang ditangani dengan obat maag biasanya akan memperlukan dosis yang lebih tinggi lagi jika terjadi kambuhnya asam lambung kembali. Hal ini membuat asam lambung semakin parah. Sebaiknya Anda lakukan penanganan secara alami seperti makan almond, minum air kelapa atau air jahe.

Maka dari itu sebaiknya Anda melakukan beberapa pencegahan agar tidak mengalami naiknya asam lambung di masa kehamilan Anda. Jika Anda memiliki riwayat penyakit maag ada baiknya lakukan konsultasi ke dokter sebelum melakukan program kehamilan, mintalah resep obat yang paling aman jika terpaksa Anda harus mengkonsumsi obat maag. Apabila Anda belum pernah memiliki riwayat penyakit maag sebaiknya juga tetap berhati-hati karena biasanya saat memasuki masa hamil seseorang lebih mudah terkena sakit maag karena adanya perubahan hormon pemicu naiknya asam lambung.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY