Pengaruh Obesitas Terhadap Organ Intim Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Obesitas merupakan suatu kelainan yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak tubuh berlebih. Obesitas sendiri merupakan salah satu faktor pemicu berbagai penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, darah tinggi, stroke dan lain sebagainya. Tidak jarang ada beberapa orang yang beranggapan memiliki badan gemuk adalah bukti sebuah kemakmuran. Sudah sangat jelas di dalam dunia kesehatan berat tubuh berlebih akan memberikan dampak kurang baik bagi tubuh, karena beban yang ditanggung oleh tubuh melebihi batas semestinya.

Berat badan berlebih juga membuat tubuh menjadi tidak ideal dan kurang menarik untuk dipandang. Bagi pria, ini juga akan mempengaruhi organ intim Anda, seperti:

  • Penis Mengecil

Sebenarnya penis mengecil bukan dalam artian sesungguhnya. Tumpukan lemah berlebih di dalam tubuh khususnya perut, membuat Mr.P terlihat seperti tidak menonjol sehingga terlihat lebih kecil dari biasanya. Bahkan jika sudah akut, pria tidak bisa lagi melihat Mr.P nya karen tertutup oleh tumpukan lemak. Hal ini juga berakibat para pria kesulitan untuk penetrasi saat melakukan hubungan seks. Pria juga lebih pasif dibandingkan dengan mereka yang memiliki tubuh ideal.

  • Produksi sperma abnormal

Tidak hanya mempengaruhi kondisi fisik seseorang saja, obesitas juga membuat sistem metabolisme androgen menjadi terganggung. Produksi sperma bisa menjadi dibawah normal dan bahkan tidak diproduksi sama sekali pada pria berkelainan obesitas. Ini terjadi karena adanya gangguan hormon testis.

  • Kemandulan

Adanya gangguan hormon akibat berat badan berlebih ini bisa jadi faktor penyebab seorang pria tidak mampu menghasilkan keturunan.

Pada dasarnya penyebab kemandulan tidak hanya obesitas saja, masih banyak faktor lain baik dari pihak pria maupun wanita. Menjaga tubuh ideal perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh dan kesehatan organ intim baik wanita dan pria. Lakukan olahraga rutin dan menjaga pola makan dengan baik akan menghindarkan Anda dari berbagai macam bahaya penyakit yang mengancam.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY