Pengaruh Puasa Terhadap Alat Reproduksi Wanita

SehatFresh.com – Hubungan puasa dengan kesehatan alat reproduksi terbukti saling berkaitan. Alat reproduksi merupakan hal yang sangat vital yang dimiliki oleh setiap orang baik itu pria maupun wanita. Seperti pada pria, puasa dapat bermanfaat besar dalam pembentukan sperma melalui perubahan hormon hipotalamus-pituatari testicular dan pengaruh kedua testis untuk memproduksi sperma guna membuahi indung telur dengan baik.

Sedangkan pada alat reproduksi wanita, puasa ternyata memiliki hubungan atau pengaruh juga untuk tingkat kesuburan reproduksinya. Penelitian tersebut dilakukan oleh para ahli dan menghasilkan temuan bahwa ada beberapa perempuan yang mengalami penurunan hormone pralaktin pada saat melaksanakan puasa.

Pada suatu penelitian yang dilakukan oleh ahli, hormon wanita tidak mengalami gangguan pada hormon virgisteronnya saat melaksanakan puasa. Tetapi, dari 80% populasi dalam penelitian ini menunjukan adanya perubahan pada penurunan hormone prolaktin, di mana ada harapan baru untuk para penderita infertilitas atau kemandulan wanita yang disebabkan oleh peningkatan hormone pralaktin ini. Sampai pada saat puasa, wanita tersebut akan terus berpeluang besar untuk memiliki kondisi subur.

Penelitian yang dilakukan Jonathan Tilly dan rekan-rekan dari Harvard Medical School yang bekerja sama dengan Massachusetts General Hospital (MGH) melalui dua ekor tikus betina dewasa. Selama tujuh bulan, salah satu tikus itu diberi makanan sebanyak-banyaknya, sementara kelompok lainnya dibatasi asupannya.

Hasilnya, tikus yang memperoleh makanan banyak justru mengalami penurunan jumlah sel telur. Sedangkan kelompok satunya terlihat sehat di alat reproduksinya.

Selain tikus, para peneliti juga mencobakan metode ini pada monyet betina, seperti dikutip dari newscientist.com, Rabu (8/6/2016). Kesimpulannya, saat wanita menjalani puasa, tubuhnya justru bakal memproduksi jumlah sel telur lebih banyak, kadar gula dalam darah juga menurun.

Otomatis, kondisi ini akan mempengaruhi hormon reproduksi sehingga melancarkan siklus menstruasi dan produksi sel telur. Selain itu, dengan mengurangi asupan kalori, umur reproduksi juga makin panjang.

Untuk menambah kesuburan, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan berikut ini saat berbuka dan sahur. Sebut saja, ikan yang mengandung zat merkuri tinggi seperti tuna, makarel, hiu, ikan kalengan dan sushi tuna mentah.

Sebaiknya jangan mengonsumsi kafein (kopi dan teh). Minuman-minuman ini meningkatkan risiko keguguran bagi wanita yang sedang hamil.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY