Pengaruhnya Gangguan Kelenjar Hipotiroid pada Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Hipotiroid adalah satu gangguan pada kelenjar tiroid yang menyebabkan produksi ormone tiroid menjadi rendah. Sedangkan seseorang membutuhkan hormon tiroid untuk proses metabolisme, pertumbuhan dan energi.

Penyebab utama dari penyakit hipotiroid ini adalah kekurangan asupan yodium. Beberapa yang mengalami penyakit ini di antaranya adalah ibu hamil. Padahal, hormone tiroid berperan penting untuk perkembangan janin. Kekurangan tiroid akan menyebabkan berbagai dampak kurang baik bagi ibu hamil yaitu tumbuh kembang janin akan terganggu. Hal ini bisa menyebabkan anak lahir dalam kondisi cacat atau yang paling parah adalah kematian.

Untuk itu, Anda khususnya ibu hamil perlu mengetahui gejala- gejala kekurangan hormon tiroid agar dapat diberikan tindakan lebih lanjut. Gejala- gejala dari hipotiroid atau kekurangan hormon tiroid adalah sebagai berikut:

  1. Ibu mudah lelah. Salah satu peran hormon tiroid adalah bagi energi ibu hamil, sehingga kekurangan hormon tiroid akan membuat ibu hamil kurang berenergi dan mudah lelah. Jika pada orang normal, rasa lelah akan hilang jika beristirahat, maka berbeda dengan wanita dengan hipotiroid, kelelahan tidak akan mudah hilang hanya dengan tidur atau beristirahat
  1. Suara serak. Kekurangan hormon tiroid akan mengganggu pita suara sehingga dapat menimbulkan suara yang serak.
  1. Gangguan tidur. Biasanya memang wanita hamil sering mengalami sulit tidur, namun gangguan tidur yang diikuti oleh gejala- gejala lain yang disebutkan di sini, maka ibu perlu waspada.
  1. Mudah lupa. Hipotiroid mengganggu kinerja otak dan hipotalamus yang menyebabkan wanita akan mudah lupa.
  1. Ibu mengalami depresi atau stress. Ibu hamil yang mengalami hipotiroid bisa saja mengalami stress atau depresi serta kemungkinan dapat mengalami gangguan fungsi saraf.

Sebagai upaya untuk mencegah hipotiroid dapat dilakukan beberapa upaya seperti rutin mengonsumsi makanan yang mengandung kadar yodium. Di sini, makanan yang ditambahkan garam beryodium baik diberikan pada wanita hamil. Namun ingat, untuk mengonsumsinya pun jangan berlebihan. Karena konsumsi garam yang berlebihan tidak baik juga bagi tubuh.

Selain pemberian garam beryodium, dapat dilakukan terapi hormon untuk bisa meningkatkan jumlah hormon tiroid. Pemberian radioaktif juga dapat dilakukan dalam upaya mencegah hipotiroid. Berikut ini beberapa tips untuk mencegah hipotiroid pada ibu hamil:

  1. Makanan bergizi. Ibu hamil lebih banyak membutuhkan asupan makanan yang bergizi dan menyehatkan. Dengan tubuh yang sehat, dapat mencegah penyakit termasuk hipotiroid ini. Karena penyakit hipotiroid akan mudah menyerang ibu dalam kondisi kurang fit.
  1. Rajin minum air putih. Sudah sering kita dengar tentang manfaat air putih. Dalam hal ini, air putih bermanfaat untuk memperlancar metabolisme dan mencegah timbulnya berbagai penyakit termasuk juga hipotiroid ini.
  1. Konsultasi ke dokter. Ibu hamil sebaiknya rutin memeriksakan kandungan ke dokter. Dengan begitu, dapat diketahui kondisi kesehatan janin. Apabila terjadi gangguan, akan segera dapat dengan mudah ditangani.

Itulah tadi informasi mengenai hipotiroid dan pengaruhnya pada ibu hamil. Semoga dengan bekal info yang cukup dapat membantu dalam menjaga kesehatan dan perkembangan kehamilan Anda. (AYK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here