Pengertian dan Fungsi Lapisan Pelindung pada Kulit Bayi atau Vernix Caseosa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Beberapa jam pertama setelah dilahirkan, bayi ternyata tidak perlu langsung dimandikan. Penelitian menunjukkan bahwa ada alasan baik mengapa bayi sebaiknya tidak langsung dimandikan. Memandikan bayi baru lahir ternyata hanya akan menghilangkan vernix caseosa. Apa vernix caseosa itu?

Vernix caseosa adalah lapisan pelindung pada kulit bayi yang terbentuk sejak bayi masih dalam kandungan. Lapisan yang penampakannya berupa zat putih seperti keju ini bertugas melindungi kulit bayi yang sangat halus dari cairan ketuban. Di dalam kandungan, bayi “berenang” dalam cairan ketuban selama 40 minggu. Tanpa vernix caseosa, kulit bayi akan kasar dan mengeriput.

Tak hanya menjaga janin ketika dalam kandungan, vernix caseosa juga memegang peranan penting lainnya. Selama proses persalinan normal, vernix caseosa membantu mengurangi gesekan ketika bayi melewati jalan lahir. Setelah bayi dilahirkan, vernix caseosa menciptakan transisi yang sehat dari kehidupan di dalam rahim dengan kehidupan di luar rahim.

Membiarkan vernix caseosa menempel pada kulit bayi dengan tidak langsung memandikan bayi setelah dilahirkan sama dengan memberikan bayi perlindungan lebih lama. Manfaatnya tak hanya menjaga kulit bayi tetap lembut agar tidak kering dan mengelupas, tapi manfaat vernix caseosa juga ada kaitannya dengan fungsi kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan tubuh bayi yang baru lahir belum sempurna sehingga membuatnya lebih rentan terhadap serangan bakteri dan pemicu infeksi lainnya. Vernix caseosa dapat melindungi bayi yang baru lahir dari infeksi setelah lahir. Hal ini karena vernix caseosa mengandung agen antioksidan dan antimikroba. Bahkan, suatu penelitian melaporkan bahwa antimikroba dalam vernix caseosa mirip dengan kandungan yang ada pada air susu ibu.

Selain itu, membiarkan vernix caseosa selama mungkin juga membantu menstabilkan suhu tubuh bayi setelah dilahirkan karena tubuh bayi belum mampu mengatur suhu tubuhnya sendiri.

Karena banyaknya manfaat yang didapat, para ahli kesehatan secara umum merekomendasikan untuk menunda memandikan antara 8 hingga 24 jam setelah dilahirkan untuk bayi yang lahir normal, atau hingga 48 jam untuk bayi yang lahir dengan prosedur caesar.

Kelahiran bayi memang disertai darah dan cairan lainnya. Tapi, itu tidak berarti bayi terlahir kotor. Menunda memandikan bayi tidak membahayakan kecuali jika terdapat mekonikum (feses bayi selama dalam rahim). Dalam kasus ini, segera memandikan bayi dapat meminimalisir risiko bayi menghirup mekonikum yang dapat menyebabkan masalah pernapasan. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here