Pengertian dan Manfaat Tentang Perawatan Botox atau Anti Penuaan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak sedikit wanita melakukan botox atau Botulinum toxin A sebagai prosedur anti penuaan. Prosedur minimal invasif ini menggunakan toksin dari bakteri yang disebut Clostridium botulinum. Saat digunakan dalam dosis kecil, toksin ini mampu menyingkirkan kerutan kulit tanpa menyebabkan efek samping yang buruk.

Meskipun menggunakan toksin, perawatan botox dianggap aman dan telah digunakan bertahun-tahun untuk perawatan neurologis dan optalmologis. Zat dalam suntikan botox bekerja dengan membuat kondisi santai pada otot. Efeknya akan menghaluskan kulit yang terletak di atas otot yang sebelumnya berkerut. Setelah otot diberikan suntikan, maka akan mengalami kelumpuhan dan tidak dapat membentuk kerutan.

Hasil suntik botox sudah bisa dilihat dalam hitungan jam atau hari. Hasilnya ini juga bisa bertahan antara tiga sampai lima bulan sebelum otot secara perlahan kembali ke bentuk sebelumnya. Dengan kata lain botox bersifat sementara.

Botox umumnya dapat diterapkan pada seseorang berusia 17 tahun ke atas yang tidak mengalami gangguan syaraf. Pada sejumlah percobaan klinis, penggunaan botox secara tepat guna telah menunjukkan keamanan pada pasien berusia di bawah 65 tahun. Namun, pasien yang sedang hamil dan menyusui disarankan untuk tidak melakukan botox karena suntikan ini dapat berbahaya bagi kesehatan bayi.

Botox juga bermanfaat untuk menangani sejumlah kondisi medis, seperti:

  • Cervical dystonia

Kondisi medis di mana otot leher menegang tanpa sadar. Ini menyebabkan leher penderita akan kesakitan bila menoleh ke posisi tertentu.

  • Mata juling (strabismus)

Terjadi karena ketidakseimbangan kerja otot mata.

  • Kontraksi otot

Pada beberapa kasus, otot-otot yang menegang ini bisa dilemaskan dengan injeksi botox.

  • Hyperhidrosis

Kondisi ini menyebabkan pasien sangat berkeringat bahkan di saat cuaca tidak panas.

  • Migrain kronis

Jika migrain dialami lebih dari 15 kali dalam sebulan, suntik botox bisa membantu mengurangi frekuensi sakit kepala.

  • Gangguan kandung kemih

Suntik botox juga bisa membantu meringankan sering buang air kecil akibat kandung kemih yang overaktif.

  • Mata kedutan

Suntik botox bisa meredakan mata kedutan akibat otot sekitar mata yang mengalami kejang.

Meski memiliki banyak manfaat, menurut seorang dokter spesialis kulit, sebaiknya cermati jenis botox yang beredar di pasaran sebelum memutuskan melakukan perawatan ini. Mintalah penjelasan detil soal jenis, dosis dan produsen merek botox yang akan Anda gunakan. Pastikan pula alat suntik yang digunakan masih  baru dan disegel.

Penerapan botox yang tidak tepat guna bisa menimbulkan sejumlah komplikasi. Oleh sebab itu, penting bagi pasien untuk memilih dokter secara hati-hati untuk melakukan perawatan ini. Dokter tersebut harus yang berpengalaman, memiliki lisensi, terampil untuk menghindari risiko dan potensi komplikasi. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here