Pengertian dan Panduan Melatih Toilet Training untuk Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sebagai orangtua tentunya anda harus selalu memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan anak setiap saatnya. Apabila ada sesuatu hal yang dapat mengganjal dalam pertumbuhan dan perkembangan anak maka sudah kewajiban orangtua untuk memberikan rangsangan kepada anak. Banyak hal yang dapat dilakukan bunda untuk membantu merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak. Pernahkan anda mendengar istilah toilet training?

Pengertian

  1. Menurut Whaley dan Wong pada tahun 1999 menyatakan bahwa toilet training merupakan suatu proses latihan kebersihan dimana membutuhkan kemampuan agar sfincter ani dan uretra dapat terkontrol dan terkadang bisa tercapai setelah anak sudah bisa berjalan.
  2. Toilet training yaitu suatu aspek penting yang berkaitan dengan perkembangan anak usia toddler yang harus mendapatlan suatu perhatian orangtua dalam berkemih (BAK) dan defekasi (BAB). (Supartini, 2004).
  3. Toilet training adalah suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol untuk melakukan buang air kecil dan buang air besar. Metode ini dapat berlangsung dalam fase kehidupan anak yang berusia sekitar 18 sampai 2 tahun. Metode ini dalam proses pelaksaannya membutuhkan suatu persiapan baik secara fisik, psikologis dan secara intelektual. Persiapan tersebut diharapkan agar anak memiliki kemampuan untuk mengontrol BAB dan BAK.
  4. Toilet training merupakan suatu proses usaha untuk melatih anak yang bertujuan mengontrol anak dalam melakukan BAK dan BAB. (Hidayat, 2008).
  5. Menurut Zaivera 2008 menyatakan bahwa toilet training adalah suatu proses belajar anak untuk mengkontrol BAK dan BAB secara benar dan teratur.

Panduan cara melatih toilet training 

  1. Menstimulus pre-toilet training

Toilet training dapat digunakan apabila anak sudah bisa di ajak untuk komunikasi dua arah. Akan tetapi agar bunda pada masa tersebut tidak terlalu repot sebaiknya anda sudah menstimulus dan memperkenalkan pada anak sejak kecil dengan cara memberikan komunikasi yang baik apabila anda BAB atau BAK dengan menggunakan bahasa yang sopan dan mudah di mengerti.

  1. Saatnya toilet trainin

Toilet training sudah bisa dilakukan pada anak yang berumur 1 tahun karena sebelumnya anak sudah distimulus dan diperkenalkan mengenai hal ini. Pada saat anak BAB atau BAK tugas anda sebagai orang tidak memberikan perintah untuk BAB atau BAK di kamar mandi dengan menggunakan yang bahasa yang mudah dimengerti. Sebelum tidur alangkah baiknya anda bisa membiasakan anak untuk BAK terlebih dahulu di kamar mandi agar tidak ngompol.

  1. Ingatkan anak untuk memberitahu orangtua apabila ingin BAB/BAK

Meskipun anda sudah membiasakan anak untuk BAB dan BAK di kamar mandi akan tetapi anda perlu terus-menerus mengingatkan anak apabila ingin BAB dan BAK memberitahu orangtuanya. Karena tetap anak harus dalam pengawasan agar tidak terjadi hal yang mengkhawatirkan.

  1. Buatlah toilet yang ramah anak

Toilet yang bersih dan nyaman membuat anak lebih bersemngat untuk melakukan toilet training. Apabila kondisi kamar mandi bau dan kotor akan terkesan menyaramkan.

  1. Berikan pujian pada anak

Apabila anak mengalami kemajuan dalam latihan toilet training berilah pujian padanya agar anak merasa bahagia atas apa yang diusahakannya selama ini.

  1. Terapkan kosekuensi bila gagal

Meskipun anak sudah terbiasa BAB atau BAK di kamar mandi akan tetapi resiko terjadinya kegagalan pada anak karena lupa bisa saja terjadi. Terapkan kosekuensinya seperti melibatkan anak untuk membantu membersihkan kotoranya semampuanya anak. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here