Pengertian dan Penyebab Ejakulasi Dini

SehatFresh.com – Ejakulasi dini adalah disfungsi seksual yang paling umum terjadi pada pria yang berusia di bawah 40 tahun. Ejakulasi dalam konteks seksual mempunyai definisi  keluarnya cairan sperma dari penis dan biasanya disertai dengan orgasme. Sedangkan orgasme adalah sensasi luar biasa yang membuat tubuh merasakan puncak kenikmatan seksual. Berdasarkan penelitian, 75% pernah mengalami ejakulasi dini setidaknya sekali dalam hidupnya. Hal ini lebih sering terjadi pada pria yang lebih muda, dan akan semakin membaik seiring bertambahnya usia. Namun, beberapa pria paruh baya mungkin juga mengalami masalah ini. Ejakulasi dini merujuk pada gangguan seksual di mana seorang pria berejakulasi terlalu cepat sebelum atau setelah penetrasi.

Waktu yang dibutuhkan untuk ejakulasi bervariasi dari satu orang ke yang lain. Durasi hubungan seksual yang disukai juga berbeda dari pasangan ke pasangan. Oleh karena itu, sulit untuk menentukan standar dalam menentukan seseorang mengalami ejakulasi dini atau terlalu cepat. Ejakulasi dini dapat didefinisikan sebagai ejakulasi sebelum tercapainya kepuasan seksual yang diharapkan dari kedua pasangan. Ejakulasi dini  biasanya terjadi sesaat setelah penetrasi ke dalam vagina. Hal ini tentu saja sangat mengganggu kehidupan seksual pasangan tersebut.

Pada sebagian besar kasus, ejakulasi dini tidak memiliki sebab yang jelas. Semakin seorang pria berpengalaman dalam melakukan hubungan suami istri dan makin berumur, maka semakin mampu ia menunda dan mengendalikan proses ejakulasi hingga keduanya terpuaskan. Umumnya, ejakulasi dini terjadi ketika pria baru pertama kali melakukan hubungan seksual atau ketika melakukan hubungan seksual dengan pasangan baru, karena merasakan sensasi baru setelah sekian lama tidak melakukan hubungan intim.

Banyak faktor yang menjadi penyebab ejakulasi dini, faktor-faktor tersebut umumnya melibatkan interaksi antara faktor psikologis dan antara faktor biologis. Keadaan ejakulasi dini yang disebabkan masalah psikologis terjadi pada saat penderita tidak mampu mengendalikan ejakulasi selama berhubungan intim. Kecemasan dalam hubungan tersebut umumnya disebabkan oleh kegelisahan apakah ia bisa bertahan untuk memberikan kepuasan kepada pasangannya atau tidak. Hal ini dapat menjadi pemicu seorang pria mengalami ejakulasi dini.  Banyak keadaan yang menjadi penyebab ejakulasi dini secara psikis. Kegugupan dan kegelisahan atau bahkan karena terlalu semangat (senang) bisa menyebabkan seseorang tidak bisa mengendalikan ejakulasi dini. Ketika melakukan hubungan terlarang, perasaan bersalah, takut hamil atau takut gagal dalam berhubungan juga menjadi penyebab masalah ini. Beberapa faktor biologis juga dapat berkontribusi terhadap ejakulasi dini. Kadar hormon dan zat kimia otak atau neurotransmitter yang tidak normal juga telah dikaitkan dengan masalah ejakulasi dini.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini. Cara sederhana yang dapat dipraktekkan adalah dengan menenangkan pikiran dan membuatnya lebih rileks. Hubungan intim dengan pasangan merupakan kegiatan yang cukup menguras emosi dan tenaga. Gaya hidup dan pikiran yang positif akan mempengaruhi kualitas hubungan seksual dengan pasangan. Ejakulasi dini kerap kali dipicu oleh stress dan banyaknya pikiran yang dialami seseorang. Mencoba posisi seks yang berbeda dapat membantu dalam masalah ini. Disamping itu, pasangan Anda juga memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi posisi seks mana yang disukainya atau tidak disukainya. Cara lainnya adalah dengan menjalani terapi seks yang bertujuan untuk mengatur dan durasi untuk mencapai ejakulasi.

Pengobatan ejakulasi dini melibatkan perubahan perilaku, perubahan psikologis, dan juga penggunaan obat-obatan. Sangat penting memahami semua pilihan pengobatan yang tersedia dan mendiskusikannya dengan pasangan Anda juga. Anda juga perlu melakukan pemeriksaan medis untuk memastikan bahwa masalah tidak disebabkan oleh kondisi medis yang serius.

Sumber gambar : www.harianaceh.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here