Pengertian Makanan Junk Food

SehatFresh.com – Junk food adalah istilah untuk jenis makanan yang rendah nutrisi. Mengonsumsi junk food bisa tidak menjadi masalah bagi kesehatan, tetapi tubuh berada pada risiko bahaya yang serius jika Anda tidak mengendalikan konsumsinya. Makanan apa yang dianggap junk food terkadang membingungkan.

Junk food umumnya dipahami sebagai makanan yang tinggi kalori tapi rendah vitamin dan mineral. Makanan semacam ini kebanyakan tinggi kalori dan tinggi lemak jenuh yang tidak sehat. Banyak junk food juga sarat dengan bahan kimia seperti pemanis buatan dan natrium. Kebanyakan hidangan penutup dan camilan termasuk ke dalam kategori junk food.

Pada makanan kemasan, penting untuk membaca daftar bahan utama pada label, untuk menentukan apakah produk sarat dengan kandungan lemak, garam dan gula, sehingga bisa dikategorikan junk food. Periksa kandungan natrium, gula, kolesterol dan serat selain jumlah kalori dan lemak yang terkandung dalam produk.

Organisasi Kesehatan Dunia telah mempublikasikan beberapa junk food, yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada kesehatan manusia, yaitu :

  • Gorengan

Gorengan mengandung minyak, lemak dan kalori tinggi. Bila dikonsumsi secara regular dapat menyebabkan obesitas dan penyakit jantung koroner. Selama proses penggorengan, banyak terbentuk zat karsiogenik. Beberapa penelitian pun telah membuktikan bahwa orang yang sering makan makanan yang digoreng lebih mungkin terkena kanker.

  • Makanan kalengan

Dalam makanan kalengan, banyak nutrisi makanan yang hilang saat pemrosesannya. Banyak buah-buahan kaleng mengandung gula tambahan. Kandungan proteinnya telah mengalami perubahan sifat hingga penyerapannya diperlambat.

  • Asinan

Proses pengasinan makanan membuat kadar garam di dalam makanan menjadi tinggi. Ini semakin menambah beban ginjal, dan dapat meningkatkan risiko hipertensi. Terlebih pada proses pengasiann sering ditambahkan amonium nitrit yang menyebabkan peningkatan risiko kanker tertentu.

  • Daging olahan

Daging olahan (seperti sosis dan ham) bahan pewarna dan pengawet yang dapat menambah beban kerja liver. Daging olahan juga tinggi natrium. Ini bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi dan merusak ginjal.

  • Daging berlemak dan jeroan

Daging berlemak dan jeroan mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi yang bisa memicu penyakit jantung.

Memang sulit untuk menahan hasrat mengonsumsi junk food. Produsen makanan kerapkali menambahkan zat-zat tertentu ke dalam produknya untuk memicu reaksi fisiologis yang kuat semacam itu. Meski demikian, Anda bisa menghindari junk food dengan lebih fokus pada konsumsi makanan alami seperti buah dan sayur, yang tidak banyak mengalami proses pengolahan. Semakin sedikit junk food yang dikonsumsi, semakin berkurang keinginan untuk memakannya.

Sumber gambar : tanjungherbal.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY