Pengertian Pencarian Jati Diri pada Masa Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Masa remaja merupakan suatu tahapan masa peralihan dari usia kanak-kanak ke usia dewasa. Beberapa hal menandai seseorang memasuki masa remaja, di antaranya adalah perubahan fisik seperti pertumbuhan tinggi badan, perubahan bentuk tubuh dan lain sebagainya.

Masa ini merupakan tahapan yang sangat penting bagi seseorang. Menurut ilmu psikologi, di saat remaja seseorang mengalami proses pencarian jati diri. Jika Anda sebagai orang tua yang memiliki seorang anak yang beranjak dewasa, maka bersiaplah karena saat ini mereka bisa jadi akan lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah bersama teman-temannya daripada bersama keluarga.

Pada usia remaja, bimbingan dari orang tua sangat dibutuhkan oleh anak. Berusahalah selalu meluangkan waktu untuk anak apalagi bagi Anda yang sibuk bekerja. Memberikan perhatian kepada anak merupakan suatu upaya agar mereka tidak salah langkah dan terjebak dalam pergaulan yang kurang baik seperti tawuran dan narkoba.

Tahapan remaja merupakan tahap yang sangat menentukan masa depan anak. Di masa ini, apabila remaja terjerumus ke dalam pergaulan yang tidak baik seperti tawuran misalnya, pastinya akan mengganggu proses belajarnya di sekolah. Remaja biasanya memiliki alasan sendiri untuk melakukan hal- hal tersebut. Pengakuan dan perhatian dari orang lain merupakan beberapa alasan yang membuat mereka tak berfikir panjang.

Bisa jadi anak tersebut mendapatkan hukuman berupa skorsing atau bahkan dikeluarkan dari sekolah apabila tindakan yang dilakukan sudah melebihi batas. Jika sudah demikian, maka hal tersebut tentu akan menghambat pendidikan dan masa depannya.

Lain halnya jika anak mendapatkan bimbingan dan perhatian khusus dari orang tua, maka anak tidak perlu repot- repot lagi mencari perhatian dan pengakuan dari lingkungan dengan cara yang tidak baik. Sebaliknya, anak dengan kesadarannya akan berusaha melakukan yang terbaik untuk pendidikannya seperti belajar yang tekun dan berprestasi di sekolah. Namun yang perlu diingat adalah tidak memaksakan keinginan kepada anak. Dalam hal ini, diskusi merupakan cara yang terbaik untuk bisa memahami keingingan antara orang tua dan anak.

Dewasa ini, teknologi berkembang dengan pesat. Hal tersebut juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan remaja. Perkembangan teknologi menjadi satu hal yang memiliki dampak negatif dan positif, tergantung dari bagaimana menyikapinya.

Sebagai contoh dengan kemudahan mengakses internet, anak dapat menemukan banyak pengetahuan baru yang bisa menambah wawasan mereka. Hal tersebut merupakan salah satu dampak positif perkembangan teknologi.

Sedangkan dampak negatifnya adalah penggunaan sosial media yang berlebihan. Hal itu dapat mengganggu waktu belajar atau bersosialisasi anak dengan lingkungan. Belum lagi jika anak melakukan penyalahgunaan penggunaan sosial media seperti cyber bullying.

Mengingat hal tersebut, peran orang tua sangatlah penting untuk mendidik dan membimbing anak di masa pencarian jati dirinya, agar mereka tidak salah langkah. (AYK)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY