Pengertian, Penyebab dan Faktor Risiko Penyakit Autoimun

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Seperti yang kita ketahui bahwa sistem imunitas dalam tubuh bertugas menjaga tubuh atau menyerang zat asing berupa virus atau bakteri agar tidak dapat menginfeksi tubuh manusia. Fungsi tersebut dapat berjalan apabila sistem imunitas dalam keadaan kuat, jika lemah atau rendah maka tubuh akan mudah terkena serangan penyakit. Namun, ternyata tidak selalu saat sistem imunitas kuat tubuh akan sehat. Justru ada beberapa penyakit yang dapat muncul pada saat sistem imunitas kuat namun ada gangguan di dalamnya. Penyakit tersebut biasanya disebut penyakit autoimun.

Penyakit autoimun berasal dari kata “auto” yang memiliki arti diri sendiri dan “imun” yang artinya sistem pertahanan tubuh. Jadi penyakit autoimun itu adalah penyakit dimana sistem pertahanan tubuh atau sistem imunitas tubuh mengalami gangguan sehingga menyerang sel-sel tubuh itu sendiri.

Pada penyakit autoimun terjadi kekeliruan tugas dimana seharusnya sistem pertahanan tubuh menyerang organisme atau zat-zat asing yang berbahaya bagi tubuh, tapi justru sistem pertahanan tubuh menyerang jaringan tubuh itu sendiri. Berdasarkan organ yang diserang, penyakit autoimun dibagi menjadi dua yaitu organ spesifik dimana organ yang diserang adalah satu organ tertentu. Kedua, non-organ spesifik yang artinya sistem imunitas akan menyerang beberapa organ atau lebih dari satu organ.

Penyebab

Penyakit autoimun tentunya sangat berbahaya, tetapi sampai saat ini penyebab pasti dari gangguan ini belum diketahui. Para ahli baru mengetahui beberapa faktor risiko yang mungkin mendukung terjadinya penyakit autoimun tersebut.

Faktor Risiko

Yang menjadi faktor risiko penyakit autoimun meliputi:

  • Faktor genetik, dalam faktor ini penyakit autoimun dapat terjadi pada seseorang karena keturunan. Namun, faktor keturunan ini dapat terjadi apabila faktor lingkungan juga mendukung atau mempengaruhi.
  • Faktor lingkungan, seperti gaya hidup yang tidak sehat juga termasuk didalamnya.
  • Jenis kelamin, penyakit autoimun lebih banyak menyerang jenis kelamin perempuan dibandingkan laki-laki.
  • Hormon seks, Gangguan autoimun sering menyerang saat usia produktif karena adanya hormon seks seperti estrogen dan progesteron.
  • Infeksi, Adanya infeksi tertentu dapat memperburuk beberapa penyakit autoimun.
  • Sifat autoantigen, yaitu enzim dan protein sering sebagai antigen sasaran dan mungkin bereaksi silang dengan antigen mikroba.
  • Obat-obatan, beberapa obat tertentu dapat menginduksi penyakit autoimun.

Itulah beberapa informasi tentang penyakit autoimun yang bisa anda ketahui. Penyakit autoimun memang berbahaya. Oleh karena itu kita harus menjaga tubuh agar selalu sehat. Sehingga penyakit akan menjauh dari kita. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here