Pengetahuan AIDS dan Hubungan Seksual Pra Nikah untuk Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Remaja merupakan usia dimana seseorang sedang mencari jati diri, mencari akan jadi seperti apakah di masa depannya nanti. Usia remaja juga sebagai dasar atau bekal seseorang untuk menjalani kehidupan selanjutnya.

Rasa ingin tahu yang besar pada remaja, membuatnya ingin mengetahui segala sesuatu yang ada di lingkunganya. Salah satu hal penting yang harus diketahui oleh remaja adalah tentang hubungan seksual pra nikah dan AIDS.

Pengetahuan tersebut penting untuk ditanamkan sejak dini, daripada tidak tahu sama sekai atau hanya setengah- setengah saja. Dan justru pengetahuan yang setengah- setengah tersebut justru memilliki dampak yang lebih berbahaya ketimbang sudah mengetahui terlebih dahulu.

Seperti data yang dikumpulkan oleh dr. Boyke Dian Nugraha, DSOG yang merupakan ahli kebidanan dan penyakit kandungan pada Rumah Sakit Dharmais, menunjukan bahwa 16- 20% dari remaja yang berkonsultasi dengannya telah melakukan hubungan seks pra nikah. Dan menurut dr. Boyke 10- 12% remaja di jakarta pengetahuan seksnya sangat kurang.

Selain melakukan hubungan seks pra nikah, kurangnya pengetahuan remaja juga dapat berakibat adanya penularan penyakit seksual yang cukup berbahaya yaitu AIDS atau kita lebih mengenalnya dengan kata HIV.

Karena pengetahuan seksual yang kurang seorang remaja dapat terkena penyakit menular AIDS yang disebabkan dari melakukan hubungan seks pra nikah tersebut. Hal itu dapat dilihat dalam penemuan yang ditemukan oleh Marlene M. Maheu, Ph.D., psikolog yang berpraktek di California, Amerika serikat. Bahwa setiap tahun terdapat 1 dari 18 gadis remaja di Amerika Serikat hamil sebelum menikah dan 1 dari 5 pasien tertular AIDS pada usia remaja. Oleh karena itu sangatlah penting memberikan pendidikan seks pada remaja. Hal itu sudah tidak bisa ditawar- tawar lagi karena mengingat dampaknya yang sangat berbahaya.

Pendidikan seks dianggap penting karena memiliki berbagai manfaat. Manfaat dari pendidikan seks yaitu pendidikan seks bisa mengurangi atau mencegah perilaku hubungan seks sembarangan, yang berarti mengurangi adanya penularan penyakit- penyakit yang disebabkan oleh hubungan seks bebas yang dilakukan sebelum seorang remaja menikah. Walaupun pendidikan seks ini penting, anda sebagai orang tua juga harus memperhatikan bagaimana cara menyampaikan pengetahuan tersebut dengan cara yang benar atau cocok sehingga anakpun memiliki pemahaman yang baik dan benar sesuaikan dengan kultur dan budaya serta harus memasukan unsur- unsur hak asasi manusia. Jangan lupa juga ikut sertakan unsur agama dan moral di dalamnya. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY