Penggunaan Alkohol dan Narkoba Dapat Mempengaruhi Kondisi Kejiwaan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Arus life style yang tak terkontrol membuat seseorang begitu mudahnya terjerumus pada penggunaan alcohol dan obat-obatan yang tergolong pada psikotropika. Menurut Buwas (kepala BNN) jumlah pengguna narkoba di indonesia mencapai 5,9 juta. Hal ini tentu memberikan peringatan bagi kita, tentang bahaya narkoba saat ini. Para peminum alcohol pun juga berpotensi hal yang sama dengan para pengguna narkoba. Dimana para peminum alcohol dapat juga berpotensi mengalami gangguan kesehatan dan juga gangguan mental.

Penggunaan alkohol dan narkoba, seringkali disebabkan oleh keinginan seseorang untuk melarikan diri dari masalah yang sedang di hadapi, mencoba-coba agar mendapatkan pengakuan dari orang lain, hingga kurangnya perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitar.

Gangguan kesehatan akibat penggunaan alkohol dan narkoba

Alkohol dan narkoba memiliki satu kesatuan bahaya yang dapat mengancam jiwa. Hal tersebut dikarenakan keduanya memiliki dampak kecanduan dan merusak fungsi-fungsi kognitif secara normal.

Penggunaan alkohol sendiri dalam jumlah yang banyak, akan dapat menekan beberapa fungsi dari tubuh dan pada kasus yang berat dapat menyebabkan kematian pada para penggunanya. Bagi narkoba sendiri memiliki dampak melumpuhkan tubuh, menyebabkan keracunan darah, dan mengalami kekebalan fungsi tubuh.

Secara lanjut, jika seseorang mengalami kecanduan narkoba dan juga miras, maka lambat laun fisiknya dapat mengalami beberapa hal sebagai berikut;

  1. Malas makan, fisiknya menjadi lemah dan mengalami kekurangan gizi
  2. Hidup jorok, mudah untuk terkena penyakit (seperti penyakit kelamin, hepatitis, dan paru-aru)
  3. Seringkai mengalami mual, suit tidur, muntah dan juga sakit kepala.
  4. Mengalami tekanan darah tinggi, gangguan otot jantung, dan juga gangguan gerak keseimbangan.
  5. Lamban di dalam bekerja, seringkali tegang dan gelisah, hingga cendrung seringkali ceroboh dalam meakukan segala aktivitas.

Gangguan mental akibat dari pengguna alkohol dan narkoba

Tak hanya gangguan fisik saja yang dapat terganggu, namun gangguan mental juga tidak kalah berbahayanya.

Dalam istilah klinis sendiri gangguan mental yang disebabkan oleh penggunaan alkohol dan narkoba termasuk dalam gangguan berkode (F10) dalam standard PPDGJ (Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia). pengkodean F10 dan F11 sampai dengan F19 untuk zat psikotropika lainnya.

Gangguan mental yang akan terjadi pada pecandu alkohol dan narkoba yaitu hilangnya rasa kepercayaan diri, menjadi seorang penyangkal yang akut, apatis terhadap lingkungan sekitar dan orang lain, merasa selalu curiga terhadap orang lain, mengalami halusinasi dan ketakutan yang abnormal, hingga akhirnya akibat dari halusinasi nantinya orang akan mengalami stress yang berat, depresi hingga berujung pada kematian seperti bunuh diri.

Begitu berbahayanya penggunaan alkohol dan narkoba sudah seyogyanya siapa saja untuk tidak abai terhadap hal ini. Jika orang terdekat dan tercinta anda terindikasi menggunakan keduanya sebaiknya untuk segera dilakukan penanganan dan pendampingan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here