Pengobatan dan Penanganan Kanker Paru

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pria yang merokok berisiko tinggi terkena kanker paru-paru, meski kanker paru juga bisa terjadi pada pria atau wanita yang tidak merokok. Risiko kanker paru meningkat seiring dengan lamanya waktu dan jumlah rokok yang dihisap. Meski peringatan kanker paru sudah disertakan pada bungkus rokok, nyatanya banyak yang mengabaikan peringatan tersebut. Kanker paru adalah penyakit serius serta pengobatan dan penanganannya pun bisa sangat kompleks dan memerlukan biaya yang besar. Berikut adalah gambaran pengobatan dan penanganan kanker paru.

Rencana pengobatan kanker paru dipilih berdasarkan sejumlah faktor, seperti kesehatan secara keseluruhan, jenis dan stadium kanker, serta preferensi pasien. Jenis perawatan yang tersedia meliputi:

  • Operasi

Operasi atau tindakan bedah dilakukan untuk mengangkat sebagian kecil paru-paru yang mengandung tumor (wedge resection), mengangkat sebagian besar paru-paru tapi bukan keseluruhan lobus (segmental resection), mengangkat seluruh lobus pada satu paru (lobectomy), atau mengangkat keseluruhan dari salah satu paru-paru (pneumonectomy).

Operasi bisa menjadi pilihan jika kanker terbatas pada paru-paru. Untuk sel kanker yang lebih besar, dokter mungkin merekomendasikan kemoterapi atau terapi radiasi sebelum operasi untuk mengecilkan kanker. Jika terdapat kemungkinan sel kanker tertinggal setelah operasi atau kanker berpotensi kambuh kembali, dokter mungkin menyarankan kemoterapi atau terapi radiasi setelah operasi.

  • Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel kanker. Pengobatan ini sering digunakan setelah operasi untuk membunuh sel kanker yang mungkin masih tersisa, dan terkadang dikombinasikan dengan terapi radiasi.

  • Terapi radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar energi bertenaga tinggi dari sumber seperti sinar-X dan proton untuk membunuh sel kanker. Pada kanker paru stadium lanjut, radiasi dapat digunakan sebelum operasi atau setelah operasi, dan sering dikombinasikan dengan perawatan kemoterapi. Jika operasi tidak dilakukan, kombinasi kemoterapi dan terapi radiasi mungkin merupakan pengobatan utama.

  • Radiosurgery

Radiosurgery adalah perawatan radiasi intens menggunakan sinar radiasi dari banyak sudut pada kanker. Metode ini mungkin menjadi pilihan bagi penderita kanker paru-paru kecil yang tidak dapat menjalani operasi, atau untuk mengobati kanker paru-paru yang menyebar ke bagian tubuh lainnya, termasuk otak.

  • Terapi obat tertarget

Terapi obat tertarget berfokus pada kelainan spesifik yang ada di dalam sel kanker. Metode ini umumnya diperuntukkan bagi penderita kanker stadium lanjut atau berulang. Pasalnya, beberapa obat hanya bekerja pada orang-orang dengan sel kanker yang memiliki mutasi genetik tertentu.

  • Imunoterapi

Imunoterapi merupakan pengobatan dengan menggunakan sistem imun untuk melawan sel kanker. Sistem imun tubuh mungkin tidak menyerang sel kanker karena sel tersebut memproduksi protein yang “membutakan” sistem imun. Imunoterapi ditujukan untuk mengganggu proses tersebut. Imunoterapi umumnya direkomendasikan untuk penderita kanker paru lanjut usia.

  • Perawatan paliatif

Tak hanya tanda dan gejala yang mengganggu, pasien kanker paru juga akan mengalami efek samping pengobatan. Perawatan suportif, yang juga dikenal sebagai perawatan paliatif, adalah perawatan untuk penderita penyakit kronis yang bertujuan untuk meminimalisir gejala dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Dokter mungkin menyarankan pasien kanker paru untuk bertemu dengan tim perawatan paliatif segera setelah diagnosis agar pasien merasa nyaman selama dan setelah perawatan kanker. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here