Pengobatan dan Pencegahan Uretritis (Peradangan pada Uretra)

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Uretritis adalah peradangan uretra yang kerap menjadi salah satu penyebab kesulitan buang air kecil pada pria. Uretritis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri ataupun virus, namun lebih sering oleh bakteri. Pada pria dewasa, seringkali bakteri penyebab uretritis ditularkan melalui aktivitas seksual. Uretritis pun kerap menjadi indikasi beberapa bentuk penyakit menular seksual, seperti gonore dan klamidia. Jika dibiarkan, bakteri dapat menginfeksi bagian tubuh lain, seperti kandung kemih dan ginjal, hingga pada akhirnya menyebabkan kerusakan organ.

Maka dari itu, jangan abaikan gejala-gejala uretritis. Segera periksakan ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat jika mengalami gejala-gejala uretritis, seperti sensasi terbakar saat buang air kecil, gatal atau panas di area bukaan penis, bau urin lebih tajam, warna urin tidak biasa, darah dalam air mani, darah dalam urin, dan adanya cairan tak biasa keluar dari penis. Kelenjar prostat juga mungkin menjadi lebih besar karena turut terinfeksi bakteri.

Tanpa pengobatan, gejala uretritis biasanya akan hilang dalam waktu tiga bulan. Namun, penderitanya masih dapat menularkan bakteri kepada orang lain. Karena kebanyakan kasus uretritis disebabkan oleh bakteri, pengobatan uretritis umumnya melibatkan antibiotik. Dokter juga mungkin meresepkan antibiotik berbeda jika gejala berlanjut setelah resep antibiotik pertama karena beberapa strain bakteri mungkin resisten terhadap antibiotik tertentu. Selain itu, karena banyak pula penderita uretritis yang memiliki gonore atau klamidia pada waktu yang sama, Anda mungkin perlu untuk mengambil dua jenis antibiotik karena kebanyakan antibiotik hanya dapat mengobati satu infeksi.

Gejala uretritis umumnya akan membaik setelah beberapa hari pengobatan dimulai. Namun, antibiotik harus tetap dituntaskan sesuai resep dokter guna memastikan tubuh telah benar-benar bersih dari bakteri. Selain itu, pria yang menderita uretritis juga sebaiknya menunggu selama satu minggu setelah resep antibiotik selesai sebelum kembali berhubungan seksual seperti biasanya.

Ager infeksi tidak terulang, penting untuk melakukan pencegahan. Praktek seks aman dalah salah satu bagian penting dalam mencegah uretritis dan penyakit menular seksual yang berkaitan dengan uretritis. Gunakan kondom ketika berhubungan seks dan sebaiknya setia dengan satu pasangan seksual. Penting juga untuk buang air kecil setelah berhubungan seks. Pria dan wanita yang melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan harus menjalani pemeriksaan fisik rutin setiap tahun, meskipun kondisi kesehatan tampak baik-baik saja. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here