Pengobatan Kanker Payudara Sesuai Stadium

SehatFresh.com – Ada berbagai macam pengobatan untuk kanker payudara, dan kebanyakan orang memerlukan kombinasi dari dua atau lebih pengobatan. Terapi yang diberikan sebelum pengobatan primer disebut terapi neoadjuvan. Contohnya, ketika kemoterapi digunakan untuk mengecilkan tumor sebelum operasi. Terapi yang diberikan setelah pengobatan primer disebut terapi adjuvan. Tujuan dari terapi adjuvan adalah untuk mencegah kekambuhan.

Stadium 0

Sel-sel pra-kanker yang ditemukan dalam saluran susu disebut kanker payudara non-invasif atau ductal carcinoma in situ (DCIS). Karena kanker payudara stadium 0 dapat menyebar di luar saluran, pengobatan ditujukan untuk mencegah kanker menjadi invasif. Lumpektomi ditambah terapi radiasi umumnya menjadi pilihan terbaik untuk stadium ini.

  • Operasi: Dalam lumpektomi, ahli bedah akan mengangkat sel atau jaringan kanker tanpa perlu mengangkat payudara secara keseluruhan. Ini dilakukan ketika DCIS belum menyebar, dan mungkin dilakukan sebagai prosedur rawat jalan. Operasi pengangkatan payudara (mastektomi) akan dilakukan jika DCIS ditemukan di seluruh saluran. Operasi untuk merekonstruksi payudara dapat dimulai pada saat mastektomi atau di kemudian hari.
  • Terapi radiasi: Radiasi biasanya dianjurkan sebagai terapi yang menyertai lumpektomi. Sinar-X berenergi tinggi digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker, mencegah penyebaran, dan menekan risiko kekambuhan. Terapi radiasi biasanya diberikan lima hari per minggu selama 5-7 minggu.
  • Terapi hormon: Dokter mungkin akan merekomendasikan terapi hormon jika Anda sudah menjalani lumpektomi untuk kasus kanker payudara reseptor estrogen positif (ER+) atau reseptor progesteron positif (PR+). Obat hormon oral seperti tamoxifen, umumnya diresepkan untuk menurunkan risiko terkena kanker payudara invasif. Anda mungkin menerima terapi trastuzumab (Herceptin) jika pemeriksaan menunjukkan HER-2 positif. Terapi hormon tidak selalu diresepkan untuk wanita dengan kanker payudara stadium 0 yang telah menjalani mastektomi.

Stadium 1

Kanker payudara stadium 1A berarti tumor primer berukuran 2 cm atau kurang dan kelenjar getah bening tidak terpengaruh. Pada stadium 1B, tidak ada tumor di payudara, atau ukuran tumor lebih kecil dari 2 cm ditemukan pada kelenjar getah bening aksila. Keduanya dianggap stadium awal kanker payudara invasif. Operasi dan satu atau beberapa terapi adjuvan mungkin disarankan.

  • Operasi: Lumpektomi dan mastektomi akan dilakukan berdasarkan ukuran dan lokasi tumor primer, serta preferensi pribadi. Biopsi kelenjar getah bening mungkin akan dilakukan pada waktu yang sama. Untuk mastektomi, rekonstruksi payudara dapat dilakukan pada saat yang sama atau setelah pengobatan tambahan selesai.
  • Terapi radiasi: Terapi radiasi sering direkomendasikan setelah operasi. Ini mungkin tidak diperlukan untuk wanita yang berusia lebih dari 70 tahun, terutama jika terapi hormon dimungkinkan.
  • Terapi hormon: Terapi hormon dapat direkomendasikan untuk kanker payudara reseptor hormon positif, tanpa mengacu pada ukuran tumor.
  • Kemoterapi: Kemoterapi tidak selalu diperlukan untuk kanker payudara stadium awal, terutama jika dapat diobati dengan terapi hormon.

Stadium 2

Pada stadium 2A, tumor lebih kecil dari 2 cm dan telah menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya, atau ukuran tumor antara antara 2 dan 5 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening. Stadium 2B berarti tumor berkisar antara 2 dan 5 cm dan telah menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya, atau lebih besar dari 5 cm dan belum menyebar di luar payudara. Perawatan mungkin memerlukan kombinasi dari operasi, radiasi, kemoterapi, dan atau terapi hormon.

  • Operasi: Lumpektomi dan mastektomi menjadi pilihan tergantung pada ukuran dan lokasi tumor. Mastektomi radikal yang dimodifikasi dilakukan untuk mengangkat payudara termasuk otot dada. Jika Anda memilih rekonstruksi, proses dapat dimulai pada waktu yang sama atau setelah pengobatan kanker selesai.
  • Terapi radiasi: Terapi radiasi menargetkan sel-sel kanker yang tersisa di dada dan atau atau kelenjar getah bening.
  • Kemoterapi: Obat yang sifatnya “kuat” diberikan secara intravena selama beberapa minggu atau bulan. Ada berbagai obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati kanker payudara, termasuk docetaxel (Taxotere), doxorubicin (adriamycin), dan siklofosfamid (Cytoxan). Anda mungkin menerima kombinasi dari beberapa obat kemoterapi.
  • Terapi hormon: Setelah pengobatan lain selesai, terutama pasien dengan status kanker payudara ER+, PR+, dan HER+, perlu menjalani pengobatan lanjutan. Obat oral umumnya diresepkan selama lima tahun.

Stadium 3

Kanker payudara stadium 3A berarti bahwa kanker telah menyebar ke 4-9 kelenjar getah bening aksila (ketiak). Ini juga bisa berarti tumor lebih besar dari 5 cm, dan kelompok-kelompok kecil sel kanker ditemukan di kelenjar getah bening. Stadium 3B berarti sel kanker telah menyerang dinding rongga dada atau kulit dan mungkin telah menginvasi hingga sembilan kelenjar getah bening. Stadium 3C berarti sel kanker ditemukan dalam 10 atau lebih kelenjar getah bening aksila, kelenjar getah bening di dekat tulang selangka, atau kelenjar mammary internal.

Pengobatan untuk kanker payudara stadium 3 mirip dengan stadium 2. Jika ukuran tumor primer terbilang besar, dokter dapat merekomendasikan kemoterapi untuk mengecilkan tumor sebelum operasi. Jika tidak, kemoterapi akan dilakukan setelah operasi. Terapi hormon akan diresepkan jika diperlukan. Terapi radiasi mungkin akan diperlukan sebelum rekonstruksi dimulai.

Stadium 4

Stadium 4 mengindikasikan bahwa kanker payudara telah menyebar ke bagian tubuh lain yang jauh, dan paling sering menyebar ke paru-paru, otak, hati, atau tulang. Terapi sistemik agresif adalah pengobatan utama. Tergantung pada jenis kanker payudara, Anda mungkin harus menjalani kemoterapi dan satu atau beberapa terapi yang lebih tertarget. Jumlah dan lokasi dari tumor menentukan pilihan bedah untuk stadium ini.

Sumber gambar : www.SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY