Pengobatan Kanker Serviks dan Efek Sampingnya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ketika kanker serviks sudah menyerang, yang dicari pertama adalah bagaimana dan dengan apa pengobatannya agar cepat sembuh. Kanker serviks yang tidak diobati dengan cepat akan berlanjut pada kematian penderita sehingga wanita yang terdiagnosa kanker serviks akan mulai ketakutan dan mencoba semua jenis pengobatan yang dirasa dapat menyembuhkan.

Pengobatan kanker serviks bermacam-macam yaitu ada tiga pilihan seperti operasi, kemoterapi dan radioterapi. Untuk lebih jelasnya berikut akan dijelaskan Macam-macam pengobatan kanker serviks tersebut beserta efek sampingnya:

  1. Pengobatan kanker serviks dengan operasi

Metode pengobatan pertama untuk kanker serviks yaitu dilakukan tindakan pembedahan atau operasi. Operasi kanker serviks ada 3 jenisnya yaitu:

  • Trakelektomi, merupakan tindakan operasi kanker serviks dengan mengangkat bagian leher rahim beserta jaringan di sekitarnya dan bagian atas vagina. Namun, pada tindakan operasi ini rahim tetap dibiarkan. Efek sampingnya yaitu adanya luka atau infeksi pada usus.
  • Histerektomi, merupakan pengangkatan leher rahim dan rahim. Kemungkinan juga diangkat ovarium dan tuba falopi bergantung dengan stadium kanker yang dideriita pasien. Efek samping operasi ini dapat membuat wanita tidak bisa memiliki anak dan adanya perdarahan serta kerusakan pada sistem perkemihan dan usus.
  • Eksenterasi panggul, operasi jenis ini merupakan operasi besar pada leher rahim, vagina, rahim, kandung kemih, tuba falopi dan rektum semuannya diangkat. Efek sampingnya yaitu merasakan mual, muntah dan mudah lelah.
  1. Pengobatan kanker serviks dengan radioterapi

Pengobatan yang kedua yaitu radioterapi. Metode pengobatan ini dilakukan dengan memasang suatu implan pada tubuh anda untuk memancarkan radiasi. Sehingga tubuh anda akan terpapar radiasi dari suatu mesin. Efek samping dari pengobatan ini adalah untuk efek jangka pendek anda akan merasa lelah, muntah, diare dan masalah sistem pencernaan lainnya. Sedangkan jangka panjang akan menyebabkan jaringan parut terbentuk di dalam vagina.

  1. Pengobatan kanker serviks dengan kemoterapi

Pengobatan kanker serviks menggunakan kemoterapi memiliki tujuan untuk menghancurkan sel-sel kanker sembari menghasilkan kemungkinan kerusakan terkecil bagi sel-sel yang sehat. Efek samping yang didapatkan dari tindakan kemoterapi yaitu mudah merasa lelah, mual, muntah dan timbulnya kerontokan rambut. Efek sementara juga dapat muncul seperti mengurangi jumlah sel normal dalam darah anda.

Itulah pengobatan dan efek samping pada kanker serviks. Sebelum menjalani pengobatan sebaiknya diskusikan dengan dokter terlebih dahulu dan persiapkan diri anda lebih siap dengan metode yang mana dengan berbagai kemungkinan efek samping yang akan muncul pada jenis pengobatan yang anda pilih atau dokter tentukan. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here