Pengobatan Kista Bartholin pada Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kelenjar bartholin yaitu dua kelenjar yang berlokasi dikanan dan di kiri pada pembukaan liang vagina (bibir vagina). Dan kelenjar bartholin ini berfungsi untuk memproduksi mukus (lendir) yang digunakan untuk lubrikasi vagina (pelumas vagina). Kista bartholin ini terbentuk apa bila kelenjar bartholin tersumbat dan disebabkan oleh pembentukan kista yang berisi cairan. Kista ini dapat disebabkan oleh infeksi, peradangan atau sumbatan lokal karena lendir vagina. Dan apa bila disebabkan oleh infeksi, kista bartholin ini dapat berunah menjadi abses bartholin. Kista bartholin umumnya terjadi pada wanita yang berusia 20-29 tahun terutama pada mereka yang belum pernah hamil atau baru saja mengalami kehamilan yang pertamannya.

Kista bartholin merupakan salah satu kasus yang sering terjadi namun, pada ibu hamil kista bartholin akan menimbulkan efek yang sangat berbahaya bagi kesehatan ibu dan bayi pada saat melahirkan. Namun di saat ibu sedang hamil pengeluaran cairan kista justru dapat menimbulkan infeksi tambahan. Jika anda terdiagnosa mengalami penyakit kista bartholin pada saat sedang hamil, segera lah berkonsultasi ke dokter untuk dilakukan pengobatan dengan cepat, jangan anda abaikan karena akan menimbulkan infeksi yang luas yang mengganggu kesehatan tubuh anda.

Penanganan kista bartholin sangat tergantung pada ukurannya dan apakah sudah terinfeksi atau belum dan menimbulkan nyeri atau tidak.

Pada kehamilan dilakukan penanganan yang sederhana seperti mengkompres air hangat untuk mengurangi neyrinya dan membiarkan kista nya pecah dengan sendirinya. Bila kista kambuh berulang biasanya akan dilakukan tindakan operasi pengangkatan salah satu kelanjar bartholin namun tindakan tersebut menunggu sampai anda memasuki masa persalinan. Karena hal ini diakibatkan kondisi kehamilan anda membuat pendarahan diarea vagina cenderung akan meningkat sehingga kondisi tersebut sangat berisiko. Kondisi kista bartholin yang terinfeksi mungkin akan memerlukan pengobatan khusus. Untuk menentukan kondisi ini anda perlu berkonsultasi langsung pada Dokter Spesialis Kebidanan dan kandungan. Karena dokter akan melakukan tanya jawab detail seputar keluhan anda dan riwayat anda dan pasangan anda.

Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh serta dengan teliti terutama untuk melihat karakterikstik benjolan di vagina. Dan bila dokter menganggao perlu ia akan merujuk ke pemeriksaan penunjang seperti tes darah, tes lendir vagina dan USG transvginal. Penanganan medis yang terbaik adalah berdasarkan penyebab yang menimbulkan adanya benjolan. Apa bila memang benar anda mengalami kista bertholin yang terinfeksi, dokter akan memilih obat pereda nyeri dan antibiotik yang aman dikonsumsi ibu hamil. Untuk sementara waktu jika anda ingin menemui dokter yang suda anda percaya untuk mendapatkan apa yang menyebabkan anda mengalami benjolan dan mendiagnosa sebaiknya anda hindari hubungan dan aktivitas seksual sementara waktu saja . (NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here