Pengobatan Pecahnya Pembuluh Darah di Otak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pendarahan di otak merupakan salah satu penyebab stroke. Hal ini disebabkan arteri pada otak pecah, sehingga terjadi perdarahan lokal di sekitar jaringan. Perdarahan ini membunuh sel-sel otak. Ketika darah yang keluar dari pembuluh yang pecah mencapai jaringan otak, otak akan membengkak karena dipenuhi darah. Kondisi ini meningkatkan tekanan di sekitar jaringan otak dan mengurangi aliran darah ke otak, sehingga sel otak dapat mati.

Pasien mungkin bisa mengalami komplikasi, seperti kehilangan fungsi otak, bahkan kematian. Meski begitu, pada sebagian kasus pasien dapat pulih sepenuhnya. Penyebab kondisi ini antara lain tekanan darah tinggi, trauma kepala, ketidaknormalan pembuluh darah, aneurisma, tumor otak, amyloid angiopathy, serta penyakit hati.

Gejalanya antara lain sakit kepala berat secara tiba-tiba, mual atau muntah, kejang padahal belum pernah kejang, kesulitan untuk berbicara, mengunyah, menulis, atau memahami pembicaraan, perubahan daya penglihatan, serta kehilangan keseimbangan, koordinasi, atau kesadaran.

Pengobatan bagi orang yang mengalami pembuluh darah pecah di otak harus secepat mungkin agar tidak mengalami komplikasi kesehatan yang serius. Jika tidak segera diatasi akan berakibat fatal bagi orang yang mengalami pembuluh darah pecah di otak. Oleh sebab itu diperlukan pengobatan yang tepat dan cepat agar tidak terjadi komplikasi. Berikut ini adalah pengobatan yang tepat bagi pederita pembuluh darah pecah di otak :

  • Bawa ke Rumah sakit. Jika anda menemukan orang sehabis kecelakaan dan dibagian kepalanya dia mengeluarkan darah, sebaiknya segera bawa dia ke rumah sakit sesegera mungkin. Pendaraha yang ada di kepalanya bisa jadi akibat pembuluh darah yang ada di otak yang pecah. Tidak hanya itu saja, bagi pasien penderita pembuluh darah pecah di otak lainnya seerti stroke juga harus segera di bawa ke pihak medis.
  • Menstabilkan Tekanaan Darah dan Pernafasan. Bagi orang yang mengalami pendarahan di otak akibat pembuluh darah yang pecah penting sekali untuk menstabilkan tekanan darah dan juga pernafasan yang ada di dalam dirinya. Ini penting dilakukan karena saat pembuluh darah pecah, tekanan darah yang ada di dalam tubuh pasien bisa sangat rendah sebab kehilangan pasokan darah akibat pecahnya pembuluh darah tersebut. Pernafasan pun juga menjadi tidak stabil sebab aliran darah menuju ke jantung tidak berjalan dengan lancar sehingga pernafasan menjadi tidak stabil.
  • Ventilator. Ventilator ini bisa digunakan sebagai pemantauan otak apakah aliran darah menuju ke otak normal kembali. Tidak hanya itu saja, ventiltor juga bisa digunakan sebagai pemantau apakah otak dan tubuh mendapatkan aliran oksigen yang cukup dan memadai. Darah dan oksigen itu sangat penting bagi otak agar otak bisa kembali menjalankan fungsinya dengan baik.
  • Obat-obatan. Langkah pengobatan lainnya yang bisa digunakan adalah dengan memberikan obat-obatan dan juga cairan. Fungsi dari obat-obatan dan cairan tersebut adalah untuk memantau irama jantung, memntau oksigen dalam darah dan melihat tekanan di dalam tengkorak ketika dibutuhkan.
  • Operasi.¬†Tidak semua orang yang mengalami pembuluh darah pecah di otak langsung di operasi. Operasi hanya akan dilakukan jika dilihat dari kondisi fisik pasien sudah stabil minimal dilihat dari tekanan darah, pernafasan dan juga dari irama jantung pasien. Jika kondisi pasien belum stabil operasi tidak bisa dilakukan. Operasi yang diakukan untuk mengangkat gumpalan darah yang ada di otak pasien selain itu menghentikan pendarahan yang ada. Operasi di kepala bukan tanpa resiko, operasi itu nantinya akan mengakibatkan berbagai macam komplikasi terutama di bagian sensorik otak.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY