Pengobatan untuk Menyembuhkan Bacterial Vaginosis

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Keputihan menjadi abnormal, vagina sering merasa gatal serta nyeri saat buang air kecil. Pernahkah anda merasakan hal-hal tersebut?. Jika pernah, maka berhati-hatilah karena ketiga hal tersebut merupakan tanda jika anda menderita Bacterial Vaginosis.

Selain keputihan yang merupakan masalah tersering di derita oleh wanita karena disebabkan oleh bakteri. Bacterial vaginosis juga merupakan masalah yang disebabkan oleh bakteri pada daerah vagina.

Bagi wanita mengalami keputihan yang normal saja sudah sangat menganggu kenyamanan, apalagi dengan menderita bacterial vaginosis pasti akan lebih tidak menyenangkan karena vagina yang mengalami bacterial vaginosis cenderung mengeluarkan keputihan yang berbau tak sedap.

Setelah mengetahui tentang bacterial vaginosis atau ternyata beberapa dari anda ada yang mengeluh atau merasakan tanda-tanda dari adanya bacterial vaginosis pasti ingin tahu cara mengobati masalah yang satu ini. Sehingga cepat sembuh dan merasa nyaman kembali.

Sebenarnya bacterial vaginosis ini bisa sembuh atau hilang dengan sendirinya tanpa dilakukan pengobatan. Tetapi akan lebih baik lagi apabila anda menyembuhkan bacterial vaginosis menggunakan metode pengobatan. Sehingga dapat mencegah adanya komplikasi dari bacterial vaginosis.

Untuk pengobatan bacterial vaginosis biasanya dokter akan meresepkan antibiotik untuk anda. Antibiotik yang diresepkan yaitu metronidazole. Metronidazole ini bisa berbentuk tablet dan salep. Untuk yang berbentuk salep lebih dikhususkan bagi wanita yang sedang menyusui karena yang berbentuk tablet dapat memberikan efek samping pada produksi ASI.

Walaupun metrodinazole ini diyakini sebagai jenis antibiotik yang paling efektif jika penggunaanya tidak tepat pasti tidak akan berefek pada proses penyembuhan bacterial vaginosis yang diderita. Oleh karena itu, anda juga harus mematuhi petunjuk penggunaan dari obat ini. Sehingga pengobatan yang dilakukan dapat berjalan lebih efektif.

Metrodinazole merupakan antibiotik yang menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, nafsu makan menurun dan terkadang akan terasa seperti logam di dalam mulut. Sehingga bagi yang tidak dapat mentoleransi antibiotik jenis ini akan diberi alternatif oleh dokter. Alternatif yang diberikan yaitu dengan mengganti antibiotik metronidazole menjadi clindamycin. Clindamycin ini berbentuk salep.

Setelah anda mendapatkan antibiotik yang sesuai dari dokter. Ada perlunya anda juga melakukan beberapa pengobatan di rumah seperti di bawah ini agar dapat membantu proses pengobatan dari antibiotik tersebut :

  • Selalu menjaga area vagina dalam keadaan kering
  • Minumlah obat secara teratur dan sesuai anjuran dokter

Sebaiknya untuk sementara waktu, hindari hubungan seksual dengan pasangan selama proses pengobatan hingga bacterial vaginosis yang anda alami sembuh. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY