Pentingkah Anak untuk Mempunyai Media Sosial?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Di era globalisasi ini semuanya sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Salah satunya di bidang teknologi. Saat ini dengan kemajuan teknologi semua orang dapat berkomunikasi dengan lancar tanpa harus bertatap muka langsung. Tetapi mereka hanya tinggal menggunakan fasilitas yang bernama media sosial.

Apalagi media sosial ini ada banyak sekali jumlahnya. Mulai dari dulu sekali yaitu Friendster, kemudian Facebook, Twitter, Skype, Foursquare, Line, Whats App, Path, Instagram, Snapchat dan masih banyak lagi.

Mudahnya mengakses media-media sosial tersebut, sehingga membuat semua orang dapat mempunyai media sosial tak terkecuali anak-anak. Karena hanya dengan bermodal akses internet semua kalangan dapat menggunakan media sosial.

Tetapi, petingkah seorang anak mempunyai media sosial?. Pada dasarnya anak-anak belum sama sekali membutuhkan fasilitas dari media sosial. Tugas mereka di usia tersebut harusnya fokus pada pembentukan konsep diri (self concept).

Konsep diri (self concept) menurut Hurlock merupakan gambaran yang dimiliki oleh individu tentang dirinya. Meliputi karakteristik fisik, sosial, psikologis, emosional, aspirasi dan prestasi. Dalam pembentukan konsep diri yang perlu dilakukan adalah perbanyak interaksi langsung dengan dunia luar atau nyata, bukanlah dunia maya yang ada di media sosial.

Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2009, Kategori masa anak-anak adalah mulai dari umur 5 sampai 11 tahun. Hal itu berhubungan dengan adanya media sosial mensyaratkan untuk syarat pengguna haruslah berumur 18 tahun di atas.

Persyaratan batasan umur digunakan untuk mengakses media sosial salah satunya diterapkan oleh media sosial facebook. Pembatasan umur tersebut dilakukan karena di umur 18 tahun ke atas dianggap sudah memiliki kematangan baik emosi ataupun berpikir. Sebaliknya dengan anak-anak yang masih dianggap belum memiliki atau kurang kematangan dalam berbagai hal.

Oleh karena itu, lebih baik arahkan anak kepada hal yang lebih positif dimana dibutuhkan sesuai umurnya. Berikut beberapa hal positif yang dapat anda terapkan pada anak anda :

  • Anjurkan pada anak untuk mengikuti ekstrakulikuler di sekolah
  • Bagi anak anda yang memiliki bidang keminatan, tetapi di sekolah tidak disediakan. Anda boleh mengikutkan anak anda pada kursus atau les. Seperti les menari atau menyanyi.
  • Pada usia anak juga dapat digunakan untuk mendapatkan prestasi, seperti sering mengikuti perlombaan sesuai dengan keahlian yang dimiliki.
  • Untuk anak anda yang mungkin sudah berusia 12 tahun ke atas, jika memaksakan untuk tetap memiliki media sosial karena alasan membutuhkan teman. Mungkin bisa diperbolehkan memiliki. Tetapi ada beberapa hal yang harus anda lakukan, seperti:
  1. Membatasi waktu anak dalam mengakses media sosial
  2. Ajarkan pada anak agar waspada dan tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal.
  3. Tananamkan pada anak untuk menggunakan media sosial pada hal yang positif

Dan ajarkan pada anak untuk tetap bersosialisasi dengan kehidupan luar atau kehidupan nyata. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here