Pentingnya Bersihkan Karang Gigi

SehatFresh.com – Gigi putih dan bersih merupakan dambaan setiap orang. Sayangnya, masih banyak orang yang kerap menganggap perawatan gigi mereka hanya cukup dengan sikat gigi saja. Padahal, pembersihan karang gigi juga hendaknya tidak terlewatkan untuk perawatan gigi yang maksimal. Scaling dan root planing atau yang juga dikenal sebagai prophylaxisis adalah tindakan penghilangan plak dan kalkulus (karang) pada gigi dan gusi bawah. Ketika plak menetap pada permukaan gigi dan garis gusi, hal dapat menyebabkan iritasi, bengkak, dan radang pada gusi.

Plak adalah zat alami yang ada pada permukaan gigi. Ketika plak bercampur dengan bakteri dan sisa-sisa makanan, maka akan mengeras membentuk kalkulus atau tartar (karang gigi). Setelah terbentuk, plak dan tartar mengiritasi gusi sehingga menyebabkan gusi menjadi meradang, iritasi, dan terinfeksi gingivitis. Kalkulus menjadi tempat ideal untuk perkembangbiakan bakteri berbahaya, dan dapat menyebabkan perlekatan gusi ke gigi menjadi rusak sehingga terbentuk celah yang disebut poket gigi. Bakteri memicu sistem imun tubuh membuat enzim yang dapat menghancurkan tulang di sekitar gigi.

Jika tidak diobati, gingivitis akan menjadi periodontis. Kalkulus akan menyebar lebih jauh di bawah garis gusi menyebabkan gusi menyusut dan merusak struktur tulang pendukungnya. Bila makin banyak tulang yang hancur, lama kelamaan gigi menjadi goyang. Hal ini pada akhirnya dapat mengakibatkan tanggalnya gigi. Inilah alasan mengapa karang gigi tidak boleh dibiarkan dan harus dibersihkan.

Penanganan karang gigi harus melalui perawatan oleh dokter gigi, karena tidak bisa dilakukan sendiri secara sembarangan. Menurut American Dental Association, scaling dan root planing adalah dua prosedur yang berbeda yang merupakan bagian dari pembersihan karang gigi. Dokter gigi menggunakan scaling untuk menghilangkan plak dan kalkulus, sementara planning digunakan untuk menghaluskan akar gigi agar plak tidak menumpuk lagi di kemudian hari.

Karang gigi tidak dapat hilang hanya dengan menggosok gigi, berkumur dan flossing (benang gigi). Karang gigi hanya dapat dihilangkan dengan alat khusus dengan bantuan dokter gigi. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda mengunjungi dokter gigi secara rutin. Dokter gigi akan memeriksa apakah di mulut terdapat karang gigi atau karies. Jika memang ada, maka akan dibersihkan dengan cara yang tepat. Setelah itu, berkonsultasilah dengan dokter gigi mengenai frekuensi yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi berikutnya sesuai kondisi kesehatan mulut. Secara umum, para ahli menyarankan pembersihan karang gigi ini dilakukan setiap enam bulan.

Sumber gambar : penyakitmu.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY