Pentingnya Konsumsi Vitamin A, D, E, K Selama Kehamilan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Selama masa kehamilan, tubuh memerlukan nutrisi yang seimbang untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Makanan yang bergizi dan memiliki vitamin baik untuk perkembangan janin dan menjaga kondisi tubuh. Namun, tidak semua vitamin atau assupan suplemen baik dikonsumsi dengan leluasa. Anda harus memperhatikan jumlah asupan maksimal yang dapat ditolerir dan dikonsumsi setiap hari tanpa menimbulkan efek samping.

Kehamilan membuat anda harus lebih memperhatikan asupan yang masuk kedam tubuh. Anda mungkin juga mengubah kebiasaan makan yang tadinya senang makan dan minum yang bersoda atau beralkohol. Anda harus banyak makan makanan yang beragam, termasuk sayur dan buah.

Di dalam sayur dan buah terdapat berbagai macam nutrisi dan vitamin, terutama vitamin A, D E dan K yang di perlukan ibu hamil untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Apa saja kandungan dalam vitamin A, D, E, K, seberapa penting vitamin ini dikonsumsi selama kehamilan? Berikut penjelasannya:

  1. Vitamin A

Vitamin A dibutuhkan oleh tubuh untuk mendukung perkembangan penglihatan janin. selain itu, vitamin A juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh ibu. Vitamin A banyak terkandung dalam sayur dan buah seperti, wortel, bayam, brokoli, mangga, paprika merah, dan ubi. Selain itu anda juga dapat memperolehnya dari minyak ikan cod atau susu, telur, hati dan mentega.

Ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin A sebanyak 2600 IU. Namun, perlu diperhatikan bahwa mengkonsumsi vitamin A berlebihan dapat menimbulkan risiko cacat lahir. Asupan maksimal dari vitamin A adalah 1.000 IU.

  1. Vitamin D

Vitamin D dikenal untuk membantu tubuh dalam menyerap kalsium. Kalsium berperan penting dalam pertumbuhan tulang maupun gigi. Selama kehamilan, ibu hamil di anjurkan mengkonsumsi vitamin D sebanyak 5 mcg atau 600 IU dalam sehari. Anda dapat menemukan vitammin D pada makanan seperti minyak ikan cod, susu sapi atau susu kedelai, yogurt dan mentega.

  1. Vitamin E

Asupan vitamin E yang cukup dapat membantu ibu hamil dalam mendistribusikan sari-sari makanan melalui plasenta. Selain itu vitamin E diperlukan untuk membantu pembentukan dan penggunaan sel darah merah dan otot. Kebutuhan vitamin E ibu hamil adalah 15 mg per hari dan tidak boleh lebih dari 1000 mg. Vitamin E dapat diperoleh dari kacang-kacangan, sayuran hijau, alpukat, toge dan sereal yang diperkaya vitamin E.

  1. Vitamin K

Vitamin K biasanya digunakan tubuh untuk membantu mencegah terjadinya pembekuan darah. Kekurangan asupan vitamin K ketika hamil dapat menimbulkan risiko pembekuan darah yang abnormal pada bayi setelah lahir. Vitamin K dapat diperoleh dari sayuran hijau, hati, kedelai dan susu.

Selain vitamin A, D, E, K ibu hamil juga membutuhkan asupan makanan yang mengandung vitamin C,  B kompleks dan asam folat. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here