Pentingnya Pendidikan Seks pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Hingga saat ini pendidikan seksual di sekolah masih saja ditolak oleh banyak pihak. Alasannya pun bermacam-macam, salah satunya pendidikan seks dicurigai sebagai kegiatan yang kontraproduktif dan lebih mengarah pada memberikan informasi tentang pornografi. Padahal, dengan kurangnya akses formal terhadap pendidikan seksual di Indonesia justru membuat anak dan remaja cenderung memuaskan rasa ingin tahu mereka dengan menggunakan saluran lain, seperti menonton film porno, internet dan belajar pada teman sebaya yang pada umumnya tidak tepat bahkan bisa jadi berbahaya.

Padahal, pendidikan seks secara komprehensif dapat menjadi efektif untuk menanggulangi risiko terjadinya pergaulan bebas. Dengan menerapkan pendidikan seks secara komprehensif dan program pencegahan HIV/AIDS yang efektif dapat menunjukkan pengaruh terhadap perubahan perilaku seseorang mencapai dampak kesehatan yang positif, termasuk menunda melakukan hubungan seks pertama kali dengan pasangan yang belum sah, penurunan melakukan hubungan seks yang tidak aman, peningkatan penggunaan alat kontrasepsi serta tingkat kehamilan dan angka kejadian penyakit karena infeksi menular seksual (IMS) yang jauh lebih rendah dibanding anak yang tidak dibekali pendidikan seks sejak dini.

Pada kondisi seperti di atas, peran orangtua sangat dibutuhkan sebagai sarana pendidik utama anak, untuk melibatkan mereka pada diskusi-diskusi tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi manusia. Pada saat berbicara mengenai seksualitas dengan anak, Anda dapat memastikan bahwa informasi yang mereka terima adalah informasi yang benar dan tepat. Orangtua harus mampu menjadi sumber informasi pertama anak mengenai pendidikan seks.

Saat anak penasaran tentang apakah itu seks, anda bisa diskusikan dengan santai dan penjelasan sesuai dengan usia anak. Jangan malah dianggap tabu.

Beberapa studi menunjukkan bahwa semakin sering anak terekspos dengan gambar atau video seksual di media, maka akan lebih besar keterlibatan mereka dalam aktivitas atau perilaku seksual sejak usia dini. Memberikan pendidikan seks yang benar dan tepat, tidak akan menuntun anak menuju pergaulan seks bebas.

Rasa penasaran pada anak mengenai seks adalah langkah alami dari pertumbuhan mereka untuk belajar tentang bagian-bagian tubuhnya. Pendidikan seks membantu anak anda untuk lebih mudah memahami tentang bagian tubuh dan membantu mencintai tubuh mereka sendiri.

Mendiskusikan pemahaman tentang seksualitas adalah bagian penting dari komunikasi terbuka antara anda dengan anak. Komunikasi secara  terbuka harus dilakukan sejak dini. Menciptakan jjalur komunikasi yang baik antara anda dengan anak anda mampu membuat anak terbuka untuk menceritakan tentang semua permasalahan hidup mereka ketika memasuki remaja, termasuk pacaran, depresi, penggunaan alkohol dan obat terlarang serta masalah seksual yang mereka alami.

Pemberian pendidikan seks sejak dini pada anak juga memberikan kesempatan bagi Anda untuk menanamkan nilai-nilai mengenai keluarga anda. Misalnya, apabila Anda dan keluarga percaya bahwa melakukan hubungan seks harus diakukan setelah menikah. Obrolan semacam itu dapat dijadikan menjadi topik diskusi dari pembicaraan Anda bersama anak. Namun, apabila hal-hal seperti itu jarang atau bahkan tidak pernah didiskusikan sebelumnya, ada kemungkinan besar pada saat remaja, anak Anda tidak akan menerima pesan atau pendidikan ini.

Beberapa penelitian menunjukkan jika anak-anak yang telah mendapatkan pendidikan seksual sejak dini dari orangtuanya cenderung jarang terlibat pada perilaku sek bebas dan berisiko. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here