Pentingnya Protein dan Serat Pada Menu Sahur

SehatFresh.com – Orang yang berpuasa memang cenderung merasa lemas dan lesu. Namun, berpuasa bukan berarti menjadi alasan untuk malas-malasan. Puasa bukanlah halangan untuk tetap bersemangat dalam melakukan aktifitas. Ketika berpuasa, tubuh memang mendapatkan nutrisi yang jauh lebih sedikit dibanding hari-hari biasanya. Hal ini pada akhirnya berpengaruh pada metabolisme tubuh yang menurun sehingga membuat Anda menjadi lemas dan tidak bersemangat. Untuk mencegah hal tersebut, kuncinya ada pada yang Anda makan terutama saat sahur. Sangat disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak protein saat sahur, terutama protein hewani.

Protein merupakan salah satu kelompok zat gizi makro. Tidak seperti lemak dan karbohidrat, protein memiliki peranan lebih penting dalam pembentukan biomolekul daripada sumber energi. Protein juga merupakan zat makanan yang lebih lama diolah organ pencernaan dibanding zat makanan lain. Saat berpuasa, tubuh tidak mengasup makanan kurang lebih 14 jam. Energi yang biasanya diolah menjadi tenaga tidak didapatkan saat berpuasa. Hal inilah yang menyebabkan orang sedang berpuasa cenderung merasa lemas dan malas melakukan aktifitas.

Dengan mengonsumsi makanan berprotein saat sahur, energi yang diolah akan lebih tahan lama sehingga orang yang berpuasa tidak terlalu cepat merasakan lapar. Sumber makanan yang mengandung protein hewani bisa didapat dari daging, telur, dan ikan. Sementara sumber protein nabati bisa diperoleh dari kacang-kacangan, temped an tahu.

Selain protein, serat juga sangat dianjurkan untuk selalu tersaji dalam menu sahur. Serat hanya ditemukan dalam bahan makanan yang berasal dari tumbuhan seperti buah dan sayuran. Serat relatif lama untuk dicerna tubuh sehingga membuat Anda yang berpuasa menjadi kenyang lebih lama. Makanan kaya serat akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga sangat bermanfaat untuk Anda yang sedang berpuasa. Tidak hanya membuat kenyang lebih lama, serat yang terdapat pada gandum, sereal, dan kacang merah membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah serta menormalkan tingkat glukosa dan insulin dalam darah sehingga membantu mencegah penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Sedangkan serat yang sedikit kasar seperti pada kulit apel dan strawberry membantu melancarkan fungsi cerna dan mencegah sembelit.

Pada dasarnya, makanan yang harus dikonsumsi saat sahur adalah menu gizi seimbang. Porsi yang dikonsumsi juga tidak boleh berlebihan. Kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral juga harus cukup. Kebutuhan kalori orang dewasa adalah sebesar 25kal-30kal/berat badan. Banyak orang mungkin merasa masih sulit mengukur besaran makanan menurut kalori yang diperlukan tubuh. Untuk mengatasi hal tersebut, cukup biasakan cara makan dengan tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Sumber gambar : notesofika.wordpress.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY