Pentingnya Serat Bagi Kesehatan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Serat merupakan karbohidrat kompleks yang terdapat dalam sumber makanan nabati seperti biji-bijian, sayuran dan buah-buahan. Serat tidak dapat dicerna oleh tubuh namun sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mengatasi gangguan kesehatan dan mencegah berbagai penyakit. Meskipun serat sangat baik untuk kesehatan, masih banyak orang yang tidak mengkonsumsi serat dengan cukup. Sebagian besar dari mereka hanya mengonsumsi serat sebanyak 15 gram saja setiap harinya, padahal para ahli gizi sangat menyarankan untuk mengkonsumsi serat sebanyak 25 gram setiap harinya.

Serat dibagi menjadi serat larut dan serat tidak larut. Serat larut adalah serat yang larut dalam air yang dapat meningkatkan ekskresi zat lemak seperti kolesterol, serta membantu untuk mengatur penggunaan gula dalam tubuh. Serat ini banyak terdapat dalam oat, kacang almond, sayuran seperti brokoli dan wortel serta buah-buahan seperti apel, pisang dan pir. Serat tidak larut adalah serat yang tidak larut dalam air, tetapi bersifat melembutkan tinja. Serat tidak larut bermanfaat untuk meningkatkan keteraturan gerak usus. Serat ini banyak terdapat dalam sayuran hijau, gandum utuh, biji-bijian dan buah-buahan seperti tomat, kiwi dan alpukat.

Serat dikenal sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Namun serat juga memberi manfaat lain yang tidak kalah penting bagi tubuh, seperti:

Meningkatkan kesehatan usus

Serat meningkatkan berat tinja dan membuatnya menjadi lembut agar bisa melewati saluran pencernaan dengan mudah, sehingga mengurangi segala masalah kesulitan buang air besar. Serat ini akan membantu  menjaga kesehatan usus dan mencegah sembelit. Serat juga membantu mempertahankan kelangsungan hidup sekaligus meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus . Semakin banyaknya bakteri baik dalam usus, maka kinerja sistem imun pun semakin meningkat.

Menurunkan kadar kolesterol

Mekanisme penurunan kadar kolesterol berhubungan dengan kemampuan serat dalam makanan mengikat asam-asam empedu. Serat meningkatkan viskositas dari isi pencernaan, peningkatan ekskresi feses dan asam empedu serta kolesterol. Peningkatan ekskresi asam empedu dapat mencegah reabsorpsi (sintesis kolesterol dari asam empedu) sehingga terjadi pemblokan sintesa balik. Proses inilah yang akan menurunkan kolesterol dalam darah. Konsumsi makanan dengan kandungan serat yang cukup dapat menurunkan kolesterol darah 10-15 persen.

Membantu mengontrol kadar gula darah

Salah satu fungsi serat dalam pencernaan adalah membantu penyerapan glukosa sehingga gula yang masuk ke sel-sel darah akan melambat dan menjaga tingkat gula darah berada pada level normal. Serat larut dapat memperlambat pelepasan gula dari makanan yang dicerna ke dalam aliran darah, sehingga mencegah peningkatan kadar gula darah secara drastis.

Membantu mengendalikan berat badan

Serat tidak hanya berkontribusi untuk sistem pencernaan yang sehat dan mengurangi kolesterol, tetapi juga bermanfaat bagi mereka menjalankan program diet. Makanan berserat tinggi biasanya memerlukan lebih banyak waktu untuk dikunyah. Hal ini bisa memperlambat proses makan, sehingga membuat Anda makan lebih sedikit. Selain itu, serat juga membuat Anda merasa kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama.

Mencegah penyakit jantung

Berdasarkan penelitian, konsumsi makanan berserat mampu mencegah penyakit jantung. Penelitian tersebut juga membuktikan kalau serat berkhasiat mencegah inflamasi dan menurunkan tekanan darah. Serat makanan dapat mencegah penyakit jantung koroner dengan mengikat asam empedu yang mengandung kolesterol dan membuangnya melalui feses.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here