PENYAKIT ARTERI KAROTIS

DEFINISI

Penyakit arteri karotis terjadi ketika timbunan lemak (plak) menyumbat pembuluh darah yang menyalurkan darah ke otak dan kepala (arteri karotid). Penyumbatan dapat meningkatkan risiko stroke, keadaan medis darurat yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang secara serius.

Stroke menghalangi oksigen menuju otak. Dalam beberapa menit, sel-sel otak mulai mati. Stroke adalah penyebab kematian paling umum keempat dan penyebab utama kecacatan permanen di USA.

Penyakit arteri karotis berkembang perlahan-lahan. Tanda pertama bahwa Anda memiliki kondisi ini adalah stroke atau transient ischemic attack (TIA). TIA adalah kondisi kekurangan aliran darah ke otak Anda yang berlangsung sementara.

Pengobatan penyakit arteri karotis biasanya melibatkan kombinasi perubahan gaya hidup, obat-obatan dan kadang-kadang memerlukan operasi.

GEJALA

Pada tahap awal, penyakit arteri karotis sering tidak menujukkan tanda-tanda atau gejala. Kondisi ini mungkin tidak diketahui hingga ke tahap yang cukup serius yang menghambat darah menuju otak Anda, sehingga menyebabkan stroke atau TIA.

Tanda dan gejala stroke atau TIA meliputi :

  • Mati rasa atau kelemahan mendadak di wajah atau anggota badan, sering hanya pada satu sisi tubuh
  • Tiba-tiba mengalami gangguan berbicara dan memahami sesuatu
  • Gangguan tiba-tiba pada satu atau kedua mata
  • Pusing atau kehilangan keseimbangan mendadak
  • Mendadak sakit kepala parah tanpa sebab yang diketahui

Kapan Anda Harus ke Dokter?

Carilah perawatan darurat jika Anda mengalami tanda-tanda atau gejala stroke. Bahkan jika Anda merasakan gejala tersebut hanya sementara dan kemudian Anda merasa normal, segeralah temui dokter. Anda mungkin pernah mengalami TIA, tanda penting bahwa Anda berisiko stroke total.

Bicarakan dengan dokter jika Anda memiliki faktor risiko untuk penyakit arteri karotis. Bahkan jika Anda tidak mengalami tanda-tanda atau gejala, dokter mungkin akan menyarankan penanganan agresif dari faktor risiko untuk melindungi Anda dari stroke. Menemui dokter sejak dini dapat meningkatkan peluang ditemukannya penyakit arteri karotid Anda dan dapat diobati sebelum stroke melumpuhkan terjadi.

PENYEBAB

Penyakit arteri karotis disebabkan oleh penumpukan plak pada arteri yang menyalurkan darah ke otak. Plak adalah gumpalan kolesterol, kalsium, jaringan fibrosa dan puing-puing seluler lainnya yang berkumpul di tempat cedera mikroskopis dalam arteri. Proses ini disebut aterosklerosis.

Arteri karotis yang tersumbat oleh plak, kaku dan sempit. Arteri karotis yang tersumbat akan mengalami kesulitan untuk menyalurkan oksigen dan nutrisi ke struktur otak penting yang bertanggung jawab untuk mengatur fungsi tubuh Anda sehari-hari.

FAKTOR RISIKO

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko penyakit arteri karotis meliputi :

  • Tekanan darah tinggi. Tekanan berlebih pada dinding arteri dapat melemahkannya dan membuat dinding arteri lebih rentan terhadap kerusakan.
  • Penggunaan tembakau. Nikotin dapat mengiritasi lapisan dalam arteri Anda. Merokok juga dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah.
  • Diabetes dapat menurunkan kemampuan Anda untuk memproses lemak secara efisien, membuat Anda berisiko terhadap tekanan darah tinggi dan aterosklerosis.
  • Tingginya kadar lemak darah. Tingginya kadar kolesterol low-density lipoprotein dan kadar trigliserida yang tinggi, lemak darah, mendorong akumulasi plak.
  • Riwayat keluarga. Risiko penyakit arteri karotis lebih tinggi jika keluarga Anda juga menderita aterosklerosis atau penyakit arteri koroner.
  • Arteri menjadi kurang fleksibel dan lebih rentan terhadap cedera seiring dengan bertambahnya usia.
  • Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami tekanan darah tinggi, aterosklerosis dan diabetes.
  • Sleep apnea. Mendengkur pada malam hari dapat meningkatkan risiko stroke.
  • Kurang olahraga. Ini dapat menyebabkan kondisi yang merusak arteri, termasuk tekanan darah tinggi, diabetes dan obesitas.

Komplikasi

Penyakit arteri karotis menyebabkan sekitar 10-20% stroke. Stroke merupakan keadaan medis darurat yang dapat membuat Anda mengalami kerusakan otak permanen dan kelemahan otot. Dalam kasus yang parah, stroke bisa berakibat fatal.

Penyakit arteri karotis dapat menyebabkan stroke melalui :

  • Mengurangi aliran darah. Arteri karotis dapat menjadi begitu sempit akibat aterosklerosis yang tidak mengandung darah yang cukup mencapai bagian-bagian dari otak.
  • Ruptur plak. Sepotong plak bisa pecah dan mengalir ke arteri kecil di otak. Pecahan plak dapat terjebak di dalam salah satu arteri yang lebih kecil, mengakibatkan penyumbatan yang memotong suplai darah ke bagian otak.
  • Penyumbatan gumpalan darah. Beberapa plak sangat rentan terhadap retakan dan membentuk permukaan yang tidak teratur di dinding arteri. Tubuh Anda akan bereaksi seolah-olah cedera dan mengirimkan sel darah yang membantu proses pembekuan daerah. Akibatnya, bisa terbentuk gumpalan besar yang menghalangi atau memperlambat aliran darah ke otak, sehingga menyebabkan stroke.
  • Persiapan Sebelum ke Dokter

Anda mungkin akan dirujuk ke dokter spesialis yang menangani gangguan otak dan sistem saraf (neurolog).

Apa yang dapat Anda lakukan?

  • Tuliskan gejala Anda, termasuk yang mungkin tampak tidak berhubungan dengan penyakit arteri karotis.
  • Buatlah daftar semua obat, vitamin dan suplemen yang Anda konsumsi.
  • Tuliskan informasi medis pribadi Anda, termasuk kondisi lain.
  • Tuliskan informasi pribadi Anda, termasuk perubahan baru atau tekanan yang Anda alami dalam hidup Anda.
  • Tuliskan pertanyaan yang ingin Anda tanyakan kepada dokter.
  • Ajaklah keluarga atau teman untuk menemani Anda, untuk membantu Anda mengingat apa yang diinformasikan dokter.

Pertanyaan yang dapat Anda tanyakan kepada dokter

  • Apa penyebab paling mungkin dari gejala saya?
  • Apa jenis tes yang saya butuhkan?
  • Apa jenis perawatan yang saya butuhkan?
  • Apakah saya harus melakukan perubahan gaya hidup?

Selain pertanyaan-pertanyaan yang telah Anda siapkan, jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan lain selama konsultasi Anda.

Apa yang dapat Anda harapkan dari dokter?

Dokter mungkin akan menanyai Anda sejumlah pertanyaan. Kesiapan Anda untuk menjawabnya dapat membantu Anda menghemat waktu, sehingga Anda dapat mendiskusikan poin-poin yang ingin Anda ketahui secara mendalam. Anda mungkin akan ditanyai :

  • Apakah Anda punya gejala stroke seperti, kelemahan pada satu sisi tubuh Anda, kesulitan berbicara atau gangguan penglihatan tiba-tiba?
  • Kapan Anda pertama kali mulai mengalami gejala? Berapa lama gejala tersebut berlangsung?
  • Apakah Anda merokok?
  • Berapa banyak alkohol yang Anda minum?
  • Apakah Anda berolahraga secara teratur?
  • Apa menu makanan Anda di hari-hari biasa?
  • Apakah keluarga Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau stroke?
  • Apakah Anda mendengkur saat tidur?
  • Apakah Anda telah didiagnosis memiliki kondisi medis lainnya?

Tes dan Diagnosis

Dokter mungkin akan mulai dengan mengamati riwayat kesehatan secara menyeluruh dan melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan umumnya termasuk mendengarkan suara bising ( swooshing) pada arteri karotis di leher, suara yang khas dari arteri yang menyempit. Dokter mungkin akan menguji kemampuan fisik dan mental Anda seperti kekuatan, memori dan kemampuan berbicara.

Setelah itu, dokter anda dapat merekomendasikan :

  • USG, untuk mengamati aliran darah dan tekanan di arteri karotis.
  • CT atau MRI, untuk mencari bukti stroke atau kelainan lainnya.
  • CT angiography atau MR angiography, yang menyediakan gambar tambahan dari aliran darah di arteri karotis. Pewarna kontras disuntikkan ke dalam pembuluh darah, dan CT scan atau MRI akan mengumpulkan gambar leher dan otak.

Perawatan dan Obat-obatan

Tujuan mengobati penyakit arteri karotis adalah untuk mencegah stroke. Perawatan khusus tergantung pada tingkat penyumbatan dalam arteri karotis Anda.

Jika penyumbatan ringan sampai sedang, dokter dapat merekomendasikan :

  • Perubahan gaya hidup untuk memperlambat perkembangan aterosklerosis. Rekomendasi mungkin termasuk berhenti merokok, menurunkan berat badan, makan makanan sehat, mengurangi garam dan berolahraga secara teratur.
  • Obat-obatan untuk mengontrol tekanan darah atau kolesterol. Dokter mungkin juga akan merekomendasikan Anda untuk mengonsumsi aspirin atau obat pengencer darah lainnya untuk mencegah pembekuan darah.

Jika penyumbatannya parah, atau jika Anda sudah mengalami TIA atau stroke, dokter dapat merekomendasikan mengangkat penyumbatan pada arteri. Opsinya meliputi :

  • Karotis endarterektomi, merupakan pengobatan yang paling umum untuk penyakit arteri karotis parah. Setelah membuat sayatan disepanjang bagian depan leher, ahli bedah akan membuka arteri karotis yang bermasalah dan menghilangkan plak. Arteri diperbaiki dengan jahitan atau cangkok.
  • Karotis angioplasty dan stenting, jika penyumbatan terlalu sulit dijangkau dengan endarterektomi atau Anda memiliki kondisi kesehatan lain yang membuat operasi terlalu berisiko. Anda akan diberi anestesi lokal dan balon kecil yang diulir oleh kateter ke daerah tersumbat. Balon dipompa untuk memperluas arteri, dan kumparan kawat kecil (stent) dimasukkan untuk menjaga arteri dari penyempitan kembali.

Gaya Hidup dan Pengobatan Rumah

Untuk mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit arteri karotis, pertimbangkan saran berikut ini :

  • Jangan merokok. Setelah beberapa tahun berhenti merokok, risiko mantan perokok untuk mengalami stroke akan sama dengan orang yang tidak merokok.
  • Menjaga berat badan yang ideal. Kelebihan berat badan dapat menimbulkan faktor risiko lain, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan sleep apnea.
  • Batasi kolesterol dan lemak. Membatasi lemak jenuh, khususnya, dapat mengurangi penumpukan plak di arteri Anda.
  • Makan berbagai buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayur mengandung nutrisi seperti kalium, folat dan antioksidan, yang dapat melindungi terhadap TIA atau stroke.
  • Batasi garam. Kelebihan garam dapat meningkatkan tekanan darah pada orang yang sensitif terhadap natrium. Para ahli merekomendasikan bahwa orang dewasa yang sehat mengonsumsi kurang dari 1.500 miligram sodium per hari.
  • Berolahraga secara teratur. Olahraga dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar kolesterol high-density lipoprotein (HDL) – kolesterol baik – dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan jantung secara keseluruhan. Hal ini juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan, mengontrol diabetes dan mengurangi stres.

Batasi alkohol.

Mengontrol kondisi kronis. Mengelola kondisi seperti diabetes dan tekanan darah tinggi dapat membantu melindungi arteri Anda.