Penyakit Bawaan dari Makanan

SehatFresh.com – Makanan yang berasal dari hewan, terutama daging dan telur, adalah penyebab paling umum penyakit bawaan makanan. Penyakit bawaan makanan (food-borne illness) disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit yang tertelan melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Sebagai tambahan, paparan zat kimia beracun maupun zat-zat dasar lain yang berbahaya juga dapat menyebabkan penyakit. Hingga saat ini ada ratusan penyakit bawaan makanan telah diidentifikasi. Penyakit akibat bawaan makanan tidak memiliki suatu gejala khusus, melainkan masing-masing memiliki gejala yang berbeda-beda tergantung dari agen penyebabnya. Jenis penyakit karena makanan dapat ringan sementara yang lain bisa begitu serius hingga mengakibatkan kematian.

Berikut adalah beberapa jenis penyakit bawaan makanan yang bisa berasal dari makanan yang kita konsumsi :

  • Campylobacteriosis

Salah satu dari beberapa spesies bakteri Campylobacter dapat menyebabkan penyakit campylobacteriosis. Bakteri ini berasal dari saluran usus ayam dan dapat mencemari daging ayam selama pemrosesan. Unggas yang kurang matang dan kontaminasi makanan lainnya adalah sumber yang paling mungkin untuk penyakit ini. Orang yang terinfeksi mungkin tidak memiliki gejala atau mengalami sakit perut, diare, muntah, demam dan kelelahan. Diare juga dapat mengandung darah.

  • Infeksi E. Coli

Kebanyakan strain Escherichia coli tidak membahayakan, dan diperlukan untuk saluran usus yang sehat. Meski demikian, bakteri ini dapat menyebabkan penyakit serius dan bahkan kematian. Strain E. coli 0157: H7 adalah bakteri sangat berbahaya, menyebabkan kerusakan pada lapisan usus dan mengakibatkan gagal ginjal. Jenis E. coli O157: H7 menyebar paling sering melalui hamburger yang kurang matang. Jus yang tidak dipasteurisasi dan produk mentah yang terkontaminasi oleh kotoran ternak juga bisa menjadi sumbernya. Infeksi menyebabkan kram perut parah dan diare berdarah.

  • Salmonellosis

Salmonella enteritidis adalah bakteri yang paling sering menyebabkan salmonellosis. Bakteri dapat ditemukan pada buah-buahan, telur kurang matang atau daging mentah. Gejalanya ditandai dengan sakit dan kram perut, muntah, diare yang kadang-kadang berdarah dan demam. Gejala bisa bertahan antara empat hingga tujuh hari.

  • Shigellosis

Beberapa spesies yang berbeda dari bakteri Shigella dapat menyebabkan penyakit usus yang disebut shigellosis. Bakteri ini menyebar melalui kontak makanan, air, atau orang-ke-orang, dan tempat penitipan anak. Gejalanya ditandai dengan infeksi gastrointestinal akut, mual dan muntah, diare berdarah dan demam. Pemulihan membutuhkan waktu lima sampai tujuh hari.

  • Botulism

Botulism disebabkan karena makan racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Sumber yang paling umum dari infeksi adalah makanan kaleng rumahan. Penyakit bisa berakibat fatal bila tidak ditangani dengan tepat. Gejalanya meliputi mulut kering, penglihatan ganda, kelemahan otot dan bicara cadel. Gejala bisa berlangsung hingga 10 hari.

  • Infeksi Norovirus

Norovirus adalah organisme yang sangat menular yang menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan. Kontaminasi dapat berasal dari sarana-sarana serta proses-proses pengolahan bahan pangan yang kurang higienis atau dari bahan makanan yang telah terkontaminasi. Gejala termasuk mual dan muntah, diare, demam, nyeri otot, sakit kepala dan kelelahan.

  • Hepatitis A

Hepatitis A adalah virus yang menyebabkan peradangan pada hati. Gejala biasanya muncul antara dua sampai enam minggu setelah terpapar. Gejalanya ditandai dengan penyakit kuning, urin gelap, mual dan muntah, diare, demam, kelelahan dan hilangnya nafsu makan. Beberapa orang, terutama anak-anak, mungkin tidak memiliki gejala sama sekali. Gejala dapat berlangsung dari satu minggu sampai beberapa bulan.

Meskipun jarang, penyakit bawaaan makanan dapat mengakibatkan komplikasi yang lebih parah, seperti anemia, kejang, dan penyakit darah, hati, jantung, atau paru-paru. Risiko dapat diminimalkan dengan penanganan makanan secara tepat untuk menghindari kontaminasi silang.

Sumber gambar : kuherbal.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY