Penyakit Ginjal Mengintai Anak-Anak

SehatFresh.com – Di zaman serba praktis seperti saat ini, penyakit yang biasanya menyerang orang dewasa pun kini banyak juga dialami oleh anak-anak. Salah satunya, penyakit ginjal. Penyakit ginjal bisa hadir dengan berbagai tingkat keparahan dengan gangguan ginjal yang berbeda. Jika sudah parah, komplikasi terburuk akibat penyakit ginjal ini adalah kematian.

Ginjal memainkan peran penting dalam tubuh. Bertindak sebagai sistem penyaringan tubuh, ginjal membantu mengontrol kadar air, menghilangkan limbah melalui urin, serta membantu mengatur tekanan darah, produksi sel darah merah, kadar kalsium dan mineral. Secara alamiah, penurunan fungsi ginjal umunya terjadi pada usia lebih dari 40 tahun. Penurunan fungsi ginjal ini memang terjadi seiring dengan proses penuaan, dan terus berlanjut hingga fungsi ginjal hanya tersisa 50 persen pada usia lebih dari 70 tahun.

Penyakit ginjal bisa bisa terjadi pada anak-anak, misalnya memang karena kelainan ginjal bawaan. Ini umumnya baru bisa terdeteksi saat anak menunjukan gejala seperti keluhan saat buang air kecil, buang air kecil sedikit-sedikit, urin berwarna keruh atau saat buang air kecil dibarengi suhu tubuh meningkat. Sekarang ini, sejumlah kasus penyakit ginjal lebih banyak disebabkan gaya hidup tidak sehat, ketimbang dulu yang disebabkan karena faktor genetik dan usia.

Kini, makanan dan minuman olahan yang mengandung zat kimia berbahaya seperti formalin dan boraks semakin marak dijual. Apabila anak-anak dibiarkan dan terbiasa mengonsumsi makanan tidak sehat ketika mereka jajan, tidak menutup kemungkinan hal itu bisa memicu berbagai penyakit serius, seperti salah satunya gagal ginjal di usia muda.

Penyakit ginjal bisa dicegah dengan gaya hidup sehat, terutama dengan makan sehat. Cara paling aman adalah masak sendiri, yang mana bahan makanannya merupakan makanan segar. Bahan kimia seperti pewarna, pengawet, dan penyedap rasa yang seringkali terkandung dalam makanan olahan yang dibeli di luar meningkatkan risiko penyakit ginjal karena bahan-bahan kimia tersebut cenderung mengendap dalam tubuh dan merusak fungsi ginjal.

Oleh karenanya, para orangtua perlu mencermati kandungan nutrisi dalam jajanan anak dan sebaiknya menyiapkan bekal untuk dikonsumsi di sekolah. Bukan berarti anak tidak boleh jajan sama sekali, namun patut diawasi terkait perilakunya yang jajan sembarangan. Penting juga untuk membiasakan anak minum air putih yang cukup ketimbang memberinya minuman manis atau soda, dan ajak juga ia untuk berolahraga karena hal ini akan membatu meringankan kerja ginjalnya.

Sumber gambar : tips-sehat-keluarga-bunda.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY