Penyakit Infeksi yang Sering Dialami Oleh Anak-anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling utama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Anak-anak yang usianya di bawah 5 tahun cukup rentan terhadap berbagai serangan penyakit, terutama penyakit infeksi.

Penyakit infeksi yang sering terjadi pada usia anak-anak adalah diare, pneumonia, cacingan dan demam berdarah. Beberapa penyakit infeksi tersebut muncul karena faktor lingkungan di Indonesia yang tergolong beriklim tropis. Berikut ini adalah fakta-fakta tentang penyakit infeksi yang sering muncul pada anak-anak:

  1. Diare

Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan tinja berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat), kandungan air tinja lebih banyak dari biasanya lebih dari 200 g atau 200 ml/24 jam. Definisi lain memakai kriteria frekuensi yaitu buang air besar encer lebih dari 3 kali per hari. Buang air besar encer tersebut dapat/tanpa disertai lendir dan darah.

Diare dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau parasit. Diare dapat juga disebabkan oleh malabsorpsi makanan, keracunan makanan, alergi ataupun karena defisiensi. Bahaya utama diare adalah kematian yang disebabkan karena tubuh banyak kehilangan air dan garam yang terlarut yang disebut dehidrasi. Kematian lebih mudah terjadi pada anak yang bergizi buruk, karena gizi yang buruk menyebabkan penderita tidak merasa lapar dan orang tuanya tidak segera memberi makanan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

  1. Pneumonia

Pneumonia adalah peradangan akut pada parenkim paru, bronkiolus respiratorius dan alveoli, menimbulkan konsolidasi jaringan paru sehingga dapat mengganggu pertukaran oksigen dan karbon dioksida di paru-paru.

Pneumonia dapat disebebkan oleh infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae. Gejala khas adalah demam, menggigil, berkeringat, batuk (baik non produktif atau produktif atau menghasilkan lendir), sakit dada karena pleuritis dan sesak. Anak-anak mudah terinfeksi bakteri ini karena proses penularannya melalui droplet atau udara.

  1. Cacingan

Penyakit infeksi yang bernama cacingan merupakan masalah kesehatan yang ada di Indonesia yang tentunya dapat menyebabkan kekurangan gizi berupa kalori dan protein, serta kehilangan darah yang berakibat pada menurunnya daya tahan tubuh dan menimbulkan gangguan tumbuh kembang pada anak-anak.

Faktor yang dapat menyebabkan anak terkena cacingan adalah karena sanitasi lingungan yang belum memadai, selain itu faktor personal hygiene juga menjadi pemicu terinfeksinya cacing. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan cacingan adalah tidak mencuci tangan sebelum makan, kuku dibiarkan memanjang dan kotor, tidak memakai alas kaki, dan lain sebagainya.

Salah satu penyakit cacingan yang sering terjadi adalah penyakit cacing usus yang ditularkan melalui tanah, penyakit ini sering menyerang anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar dimana terkadang mereka senang bertelanjang kaki di tanah.

  1. Demam berdarah

Demam berdarah adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan oleh nyamuk. Penyakit ini ditemukan di daerah tropis dan sub-tropis, dan menjangkit luas di banyak negara di Asia Tenggara. Terdapat empat jenis virus dengue, masing-masing dapat menyebabkan demam berdarah, baik ringan maupun fatal.

Demam berdarah umumnya ditandai oleh demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, rasa sakit di belakang mata, otot dan sendi, hilangnya napsu makan, mual-mual dan ruam. Gejala pada anak-anak dapat berupa demam ringan yang disertai ruam. Pada kasus yang sangat parah, mungkin berlanjut pada kegagalan saluran pernapasan, shock dan kematian. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here