Penyakit Jantung Hipertensif

SehatFresh.com – Tekanan darah tinggi erat kaitannya dengan penyakit jantung. Penyakit jantung yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi, disebut dengan penyakit jantung hipertensif. Sejumlah gangguan jantung disebabkan oleh jantung yang bekerja di bawah peningkatan tekanan darah. Penyakit jantung hipertensif diantaranya adalah gagal jantung, penebalan otot jantung dan penyakit arteri koroner. Penyakit jantung hipertensif dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan merupakan penyebab utama kematian dari tekanan darah tinggi. Secara umum, masalah jantung yang terkait dengan tekanan darah tinggi berhubungan dengan arteri dan otot jantung.

Penyempitan arteri

Arteri koroner mengangkut darah ke otot jantung. Ketika tekanan darah tinggi menyebabkan pembuluh darah menjadi sempit, aliran darah ke jantung bisa melambat bahkan berhenti. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit jantung koroner (PJK). PJK membuat jantung menjadi sulit berfungsi. Hal ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung karena bekuan darah bisa terjebak di salah satu arteri yang menyempit dan memotong aliran darah ke jantung.

Penebalan dan pembesaran pada jantung

Tekanan darah tinggi membuat jantung menjadi sulit memompa darah. Sama seperti otot-otot lain dalam tubuh, kerja jantung yang lebih keras secara berkelanjutan menyebabkan otot jantung menebal dan tumbuh. Ini mengubah cara kerja jantung. Perubahan ini biasanya terjadi di ruang pompa utama jantung, yaitu ventrikel kiri. Kondisi ini dikenal sebagai hipertrofi ventrikel kiri (left ventricular hypertrophy, LVH). Bila Anda memiliki penyakit jantung koroner, jantung menjadi harus bekerja lebih keras. Jika jantung membesar karena LVH, ini dapat memampatkan arteri koroner.

Baik itu PJK dan LVH, keduanya bisa menimbulkan komplikasi serius seperti gagal jantung, aritmia, penyakit jantung iskemik, serangan jantung mendadak, stroke dan kematian mendadak. Faktor risiko utama untuk penyakit jantung hipertensif adalah tekanan darah tinggi. Oleh karenanya, risiko semakin meningkat jika Anda kelebihan berat badan, kurang olahraga, merokok, mengonsumsi makanan tinggi lemak dan tinggi kolesterol.

Kenali gejalanya!

Gejala penyakit jantung hipertensif bervariasi tergantung pada keparahan kondisi dan perkembangan penyakit. Anda mungkin tidak mengalami gejala yang jelas. Secara umum, gejala umum penyakit ini meliputi nyeri dada (angina), sesak napas, kelelahan, batuk terus menerus, hilang nafsu makan, pembengkakan kaki atau pergelangan kaki dan nyeri di leher, punggung, lengan, atau bahu.

Anda perlu perawatan medis darurat jika jantung tiba-tiba berdetak cepat atau tidak teratur atau mengalami nyeri dada parah. Pemeriksaan fisik reguler bisa menunjukkan apakah Anda menderita tekanan darah tinggi. Jika benar memiliki tekanan darah tinggi, maka Anda perlu ekstra waspada terhadap gejala penyakit jantung.

Pemantauan dan pencegahan tekanan darah tinggi adalah salah satu cara yang paling penting untuk mencegah penyakit jantung hipertensif. Menurunkan tekanan darah dan kolesterol dengan makan makanan yang sehat dan manajemen stres yang baik adalah cara alami terbaik untuk mencegah masalah jantung. Menjaga berat badan yang sehat, tidur cukup dan berolahraga secara teratur adalah rekomendasi gaya hidup sehat umum untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan jantung.

Sumber gambar : www.obatjantungstroke.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY