Penyakit Kekurangan Kalsium

SehatFresh.com – Kalsium adalah mineral penting yang digunakan tubuh untuk menstabilkan tekanan darah serta membangun tulang dan gigi yang kuat. Setiap orang harus mendapat asupan kalsium yang memadai melalui makanan yang mereka makan atau, jika perlu, dengan mengambil suplemen kalsium. Bila Anda tidak mendapatkan cukup kalsium, Anda meningkatkan risiko terkena penyakit seperti osteoporosis dan penyakit kekurangan kalsium, yang juga dikenal sebagai hipokalsemia.

Apa saja penyebabnya?

  • Proses alami penuaan dapat menyebabkan penyakit kekurangan kalsium. Sebagian besarkalsium dalam tubuh disimpan dalam tulang. Semakin bertambahnya usia, tulang semakin menipis, dan kebutuhan kalsium harian pun meningkat. .
  • Bayi prematur, bayi yang lahir dari ibu diabetes, dan bayi yang mungkin telah mengalami tingkat oksigen yang rendah selama kehamilan, berisiko mengembangkan hipokalsemianeonatal.
  • Gangguan hormon hipopara tiroidisme juga dapat menyebabkan penyakit kekurangan kalsium. Orang dengan kondisi ini tidak menghasilkan cukup hormon paratiroid, hormon yang mengontrol kadar kalsium dalam darah.
  • Penyebab lain dari penyakit kekurangan kalsium termasuk malnutrisi dan malabsorpsi (ketika tubuh tidak dapat menyerap vitamin dan mineral yang dibutuhkan dari makanan yang dikonsumsi).

Bagaimana gejalanya?

Kekurangan kalsium tahap awal mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun. Namun, gejala akan berkembang seiring waktu. Gejala parah penyakit kekurangan kalsium meliputi hilang ingatan, kejang otot, depresi, halusinasi, mati rasa dan kesemutan di tangan, kaki, dan wajah.

Kekurangan kalsium jangka panjang semakin meningkatkan risiko osteoporosis. Osteoporosis adalah penyakit yang menyebabkan tulang menjadi rapuh karena keropos tulang. Akibatnya, tulang bisa mudah patah bahkan ketika Anda melakukan aktivitas ringan.

Pencegahan

Konsumsilah kalsium dan vitamin D setiap hari. Tanyakan kepada dokter Anda berapa banyak jumlah yang Anda butuhkan, berdasarkan usia dan jenis kelamin. Vitamin D juga sangat penting, karena meningkatkan penyerapan kalsium dalam darah. Namun, perlu diingat bahwa makanan yang tinggi vitamin D dan kalsium, seperti produk susu, juga bisa tinggi lemak jenuh dan lemak trans. Pastikan untuk memilih pilihan yang rendah lemak atau bebas lemak untuk mengurangi resiko terkena kolesterol tinggi dan penyakit jantung. Selain susu, pilihan makanan lain yang kaya kalsium termasuk sarden dan bayam.

Untuk para wanita

Sangat penting bagi wanita untuk memperoleh dosis kalsium harian yang direkomendasikan selama usia paruh baya, di mana sebagian besar wanita mendekati menopause. Penurunan hormon estrogen pada tahun menopause menyebabkan tulang wanita menipis lebih cepat. Kebanyakan ahli setuju bahwa wanita usia menopause harus meningkatkan jumlah kalsium dalam makanan yang mereka makan untuk mengurangi risiko penyakit rapuh tulang (osteoporosis) dan penyakit kekurangan kalsium. Selama dan setelah menopause, wanita harus mendapat asupan sekitar 1.500 mg kalsium setiap hari.

Sumber gambar : cantari-diansi.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY