Penyakit Payudara Fibrokistik

SehatFresh.com – Benjolan pada payudara tidak selalu menjadi indikasi kanker. Ini bisa juga berkaitan dengan suatu kondisi yang disebut penyakit payudara fibrokistik. Benjolan pada payudara karena kondisi ini bersifat jinak (bukan kanker), tapi mungkin menyakitkan. Menurut Mayo Clinic, lebih dari setengah dari perempuan akan mengalami penyakit payudara fibrokistik di beberapa titik dalam hidup mereka.

Jaringan payudara akan berubah dalam menanggapi hormon yang dibuat oleh indung telur. Jika Anda memiliki penyakit payudara fibrokistik, jaringan payudara bereaksi lebih dalam menanggapi hormon ini. Ini menyebabkan pembengkakan dan benjolan yang menyakitkan. Gejala umumnya sebelum atau selama periode menstruasi. Ini bisa tampak seperti kista (kantung berisi cairan) atau pembengkakan pada lobulus (kelenjar penghasil susu). Kulit payudara juga mungkin menebal karena pertumbuhan jaringan fibrosa berlebih.

Setiap wanita bisa mengalami penyakit payudara fibrokistik, tetapi paling sering terjadi pada wanita berusia 30-an hingga 50-an. Pil KB dan terapi hormon yang tepat dapat mengurangi dan meringankan gejala. Gejala biasanya membaik setelah menopause.

Penyakit payudara fibrokistik tidak meningkatkan risiko terkena kanker, tetapi perubahan di payudara bisa menyulitkan dokter untuk mengidentifikasi benjolan yang berpotensi kanker selama pemeriksaan payudara (mammogram). Beberapa kista sebagai gejalanya bisa terlihat seperti benjolan kanker dan memerlukan biopsi (mengambil jaringan untuk sampel) untuk menyingkirkan kanker.

Setiap wanita harus benar-benar jeli terhadap setiap perubahan pada payudaranya, dan penting untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin. Jika Anda memiliki penyakit payudara fibrokistik, payudara mungkin mengalami pembengkakan, nyeri, penebalan jaringan atau benjolan di salah satu atau kedua payudara. Gejala mungkin lebih buruk sebelum atau selama periode karena perubahan hormon. Benjolan di payudara juga dapat berubah ukuran sepanjang bulan.

Biasanya, pengobatan untuk penyakit payudara fibriokistik disesuaikan dengan keparahan gejala. Pada beberapa kasus, operasi mungkin menjadi pilihan terbaik terutama bila gejala berupa kista semakin membesar dari waktu ke waktu atau jaringan padat semakin mengeras.

Sebagai langkah pencegahan, kenakan bra yang sesuai dengan ukuran payudara. Penting juga untuk membatasi konsumsi kafein. Sejumlah penelitian medis telah menemukan adanya hubungan efek kafein pada nyeri payudara dan gejala pramenstruasi lainnya. Kurangi juga asupan lemak dari makanan menjadi kurang dari 20 persen dari total kalori. Ini dapat membantu mengurangi nyeri payudara atau ketidaknyamanan yang berhubungan dengan gejala penyakit payudara fibrokistik.

Sumber gambar : www.slideshare.net

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY