Penyebab Bintik Putih pada Muka (Milia)

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Timbul jerawat pada anggota tubuh memang mengganggu tetapi tunggu  dulu, jangan langsung dipencet. Bisa jadi itu bukan jerawat, melainkan milia. Apa itu milia? Milia adalah salah satu kondisi kulit yang juga dijuluki sebagai jerawat bayi karena umumnya muncul pada bayi yang baru lahir. Milia juga dikenal dengan istilah kista milium dan tidak berbahaya serta tidak membutuhkan perawatan khusus karena dapat hilang dengan sendirinya. Selain pada bayi, milia juga dapat muncul pada segala usia dan pada kasus tertentu penderitanya dapat dianjurkan untuk melalui proses pengobatan.

Bentuk milia pada umumnya adalah seperti jerawat, yaitu benjolan kecil berwarna putih menyerupai warna mutiara atau putih kekuningan. Biasanya muncul secara berkelompok di daerah hidung, mata, dahi, kelopak mata, pipi, dan dada. Jika hanya terdapat satu benjolan, maka istilah yang digunakan adalah milium. Bentuk inilah yang menyebabkan julukan jerawat bayi tersebut. Kendati demikian, milia tidak dapat disamakan dengan jerawat pada bayi dikarenakan jerawat juga mungkin tumbuh pada bayi yang sedang memiliki milia.

Setiap milium biasanya memiliki ukuran sekitar 1 hingga 2 mm. Tonjolan kecil berwarna putih atau kekuningan ini sering ditemukan di sekitar pipi, hidung, mata dan kelopak mata, dahi, dan dada. Meski demikian, umumnya milia dapat terjadi di bagian tubuh manapun. Milia sendiri ada beberapa macam dan penyebabnya juga dapat berbeda-beda. Ada yang disebut dengan milia neonatal, milia primer, multiple eruptive milia dan milia en plaque.

Sebuah milium dapat terbentuk akibat adanya protein yang bernama keratin, protein ini terperangkap di dalam kelenjar pilosebasea pada lapisan dermis kulit. Penyebab lain munculnya milia adalah gangguan pada kelenjar pilosebasea, misalnya akibat terlalu lama terpapar sinar matahari.

Karena penyakit milia ini dapat menyerang siapa saja bukan hanya pada bayi, akan lebih baik bila mencari tahu alasan penyebab munculnya penyakit milia pada kulit seseorang, berikut adalah beberapa penyebab dan alasannya penyakit milia seringkali muncul, yaitu:

  • Trauma. Bukan hanya mental seseorang yang bisa menghadapi trauma, tapi kulit juga dapat merasakan trauma. Kulit yang terlalu sering terkena iritasi akibat jerawat yang dipencet atau perawatan kulit wajah yang terlalu kasar dapat membuat kulit merasakan trauma.
  • Cuaca. Musim panas diindikasi menjadi waktu paling sering milia muncul pada kulit seseorang. Karena penyakit milia terjadi pada lapisan kulit yang tertutup oleh sel-sel kulit mati, maka cuaca panas dan keringat dapat menjadi pendorong milia.
  • Luka bakar. Bergantinya kulit tubuh membentuk sel-sel kulit baru, dan sel kulit yang mati seharusnya terkelupas, namun pengelupasan tidak terjadi dengan sempurna sehingga muncullah milia.
  • Alergi produk. Beberapa produk kecantikan seringkali menjadi penyebab tersumbatnya pori-pori kulit sehingga kelenjar keringat yang seharusnya menjadi jalan keluar kotoran tersumbat

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY