Penyebab Buang Air Kecil Terasa Sakit

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Buang air kecil adalah suatu aktivitas rutin sehari-hari manusia. Apa jadinya bila setiap kali Anda pipis terasa sakit? Tentu Anda tidak mau mengalaminya, bukan? Ternyata, penyebab buang air kecil terasa sakit bisa bermula dari hal-hal yang sering dianggap remeh.

Buang air kecil merupakan proses sekresi atau pengeluaran cairan sisa pencernaan dan metabolisme tubuh dalam bentuk urine. Proses ini merupakan salah satu tanda atau indikator bahwa siklus pencernaan yang terjadi di dalam tubuh kita berjalan dengan normal. Biasanya, hal ini dapat dikatakan normal ketika kita buang air kecil 3–4 kali dalam sehari dengan jumlah urine yang sedang dan berwarna bening hingga kekuningan.

Namun, dalam kondisi tertentu, akan muncul tanda-tanda abnormal pada siklus pencernaan. Hal ini dapat dilihat dan dirasakan secara kasat mata. Berubahnya warna urine dan munculnya rasa sakit saat buang air kecil adalah sebagian tanda yang paling mudah dikenali.

Tanda-tanda ini kerap dialami oleh sebagian orang, terutama pria. Penyebab munculnya rasa sakit saat buang air kecil bisa datang dari:

  • Makan dan minum sambil berdiri. Makan dan minum sambil berdiri menyebabkan cairan tidak tersalurkan dengan baik ke seluruh tubuh. Tidak hanya itu, makan dan minum sambil berdiri juga bisa menimbulkan luka pada lambung, penyakit kristal ginjal, dan pengendapan di saluran ureter.
  • Sering menahan buang air kecil. Salah satu penyebab umum dari rasa sakit ketika buang air kecil adalah kebiasaan menahan untuk membuang air kecil. Kebiasaan ini akan menyebabkan menumpuknya urine pada ginjal dan kandung kemih.
  • Asupan serat yang kurang. Serat merupakan nutrisi yang sangat baik untuk memperlancar proses pencernaan pada tubuh. Dengan asupan serat yang cukup, tubuh akan mampu melakukan proses pencernaan dan pengeluaran dengan lancar dan baik. Namun, ketika serat tidak cukup, maka akan terjadi ‘seret’ pada siklus pencernaan yang berujung pada rasa nyeri saat buang air kecil.
  • Jarang minum air putih. Minum air putih dapat membantu memperlancar pembuangan urine yang ditampung sementara di kandung kemih. Setelah ditampung, urine kemudian dibuang dari tubuh melalui saluran pelepasan yang disebut uretra.
  • Infeksi bakteri. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya rasa sakit ketika buang air kecil adalah infeksi bakteri pada saluran kencing dan kandung kemih. Terkadang, infeksi ini akan mengeluarkan darah bersamaan dengan urine.
  • Gangguan pencernaan lainnya. Rasa sakit pada saat buang air kecil juga merupakan tanda-tanda dari berbagai gangguan pencernaan lainnya, misalnya pada lambung dan usus.
  • Penyakit kelamin. Penyakit kelamin, contohnya sipilis (raja singa), adalah jenis infeksi menular seksual yang diakibatkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Beberapa gejala utamanya adalah rasa perih saat pipis.

Beberapa kasus, rasa sakit pada saat buang air kecil ternyata juga merupakan gejala dari munculnya kanker prostat. Apabila Anda merasakan sakit ketika buang air kecil yang berkepanjangan, segeralah berkonsultasi dengan dokter. (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY