Penyebab dan Faktor Resiko Terjadinya Scad pada Wanita Muda

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – SCAD adalah suatu singkatan jenis penyakit yaitu Spontaneus coronary artery dissection dimana kondisi ini terjadi pada organ tubuh jantung. SCAD merupakan kelainan yang terjadi di bagian lapisan dalam arteri epikardial, kelainan tersebut berupa robekan. Dinding lapisan tersebut terbagi menjadi 3 lapisan, apabila dinding lapisan terdalam mengalami robek maka aliran darah yang merembes ke luar akan terjebak di antara dua lapisan lainnya.

Kondisi ini dalam waktu jangka panjang dapat membentuk gumpalan. Efek yang dapat ditimbulkan dari gumpalan darah tersebut dapat menghambat aliran darah menuju jantung sehingga otot dan jaringan jantung yang tidak mendapatkan aliran darah akan mengalami kerusakan dan mati.

Penyebab terjadinya SCAD yaitu adanya plak aterosklerosis yang menyumbat pembuluh darah. Selain itu kondisi dapat disebabkan oleh trauma atau penyebab iatrogenik lainnya. Robekan SCAD disebut tunika intima yang akan membentuk menjadi bekuan darah (hematoma). Sumbatan tersebut akan beresiko terjadinya serangan jantung, kelainan ritme jantung atau kematian yang muncul secara tiba-tiba.

Meskipun penyebab penyakit SCAD belum dapat diketahui dengan pasti namun banyak penelitian yang telah membuktikan faktor resiko terjadinya SCAD pada wanita muda. Berikut ini beberapa faktor resiko yang dapat mengakibatkan terjadinya kondisi SCAD, diantaranya sebagai berikut :

  1. Kehamilan

Menurut pendiri Women’s Heart Clinik di Mayo Clinic, Rochester, Minnesota, Sharonne Hayes menjelaskan bahwa faktor utama terjadinya SCAD pada wanita muda yaitu masa kehamilan. Beliau menjelaskan bahwa hasil penelitiannya terdapat 5% – 10% kasus SCAD yang dikaitkan dengan kehamilan.

  1. Pernah melahirkan

Menurut American Heart Association menyatakan bahwa SCAD sekitar 30% kondisi ini dapat terjadi pada wanita setelah melahirkan.

  1. Aktivitas yang ekstra

Seorang ahli penyakit jantung dan asisten profesor klinis kedokteran di Stanford Healt Care di California bernama Abha Khandewal menjelaskan bahwa penyakit SCAD dapat terjadi pada wanita sehat yang memiliki kesibukan esktra dalam bekerja dan mengejar karier tinggi. Selain itu seorang wanita yang sering melakukan olahraga terlalu ekstra dapat beresiko mengalami SCAD.

  1. Riwayat mengalamin kelainan pada dindig pembuluh darah

Seseorang yang memiliki riwayat penyakit fibromuscular dysplasia (FMD) dapat memicu timbulnya pertumbuhan sel yang abnormal di salah satu dinding pembuluh arteri.

  1. Psikologi

Seorang wanita muda yang memiliki tingkat emosional yang tinggi, mudah marah dan merasa stres memiliki resiko terkena SCAD.

  1. Iritasi pada pembuluh darah

Iritasi pada pembuluh darah seperti lupus seringkali menimbulkan peradangan yang beresiko terjadinya SCAD. Kondisi lupus sering kali terjadi pada wanita muda. Sehingga kondisi ini dapat dikatakan sebagai salah satu faktor resiko terjadinya SCAD.

  1. Keturunan

Kelainan genetik seperti kelainan sindrom Ehlers-Danlos dan sindrom Marfan dapat memicu terjadinya kondisi SCAD.

  1. Hipertensi

Wanita muda yang sedang menderita penyakit hipertensi dengan tekanan darah sangat tinggi dan tidak terkontrol dapat beresiko mengalami SCAD.

  1. Obat-obatan ilegal

Kondisi SCAD juga dapat terjadi pada wanita yang menggunakan obat-obatan terlarang. Contohnya penggunaan kokain dan jenis narkoba lainnya. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here