Penyebab dan Faktor Risiko Batu Kandung Kemih

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Batu kandung kemih adalah batu yang terbentuk dari endapan mineral yang ada di dalam kandung kemih. Batu kandung kemih terjadi apabila kita tidak mengosongkan kandung kemih (buang air kecil) secara tuntas, sehingga urin menggumpal dan membentuk kristal mineral. Ukuran batu kandung kemih sangat bervariasi, tergantung pada kondisi seseorang. Semua orang mempunyai risiko untuk menderita batu kandung kemih. Biasanya batu kandung kemih lebih sering diderita oleh laki-laki lanjut usia yaitu di atas usia 52 tahun, terutama bagi mereka yang menderita pembesaran prostat.

Saluran urine dapat tersumbat oleh batu kandung kemih. Tersumbatnya saluran ini bisa menyebabkan penderitanya merasakan nyeri saat buang air kecil, kesulitan buang air kecil dan tidak bisa buang air kecil. Penyebab utama terbentuknya batu kandung kemih adalah ketidakmampuan untuk membuang seluruh urine dari dalam kandung kemih. Karena itu mineral dalam sisa urine di kandung kemih akan mengendap dan mengeras, kemudian mengeras serta mengkristal menjadi batu.

Ada beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab terbentuknya batu kandung kemih, yaitu:

  1. Peradangan. Peradangan pada kandung kemih dapat disebabkan oleh infeksi pada kandung kemih, juga dapat disebabkan karena terapi radiasi di area panggul.
  2. Pembesaran kelenjar prostat. Pada pria usia di atas 50 tahun, kelejar prostat akan membesar dan menekan saluran kemih sehingga menghambat aliran urin.
  3. Perangkat medis. Peralatan medis, seperti misalnya kateter, bisa menjadi penyebab terbentuknya batu kandung kemih. Mineral dalam urine sering mengkristal di permukaan alat-alat medis tersebut.
  4. Melakukan Diet. Risiko terbentuknya batu kandung kemih akan lebih tinggi ketika melakukan diet tinggi lemak, gula atau garam dan asupan vitamin A dan B rendah. Kurang minur air putih juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu kandung kemih.
  5. Pada wanita, dinding kandung kemih dapat menjadi lemah dan turun ke vagina. Hal ini dapat menghambat aliran darah dan membentuk batu kandung kemih.
  6. Batu ginjal. Batu ginjal berbeda dengan batu kandung kemih karena proses pembentukannya juga berbeda. Biasanya batu ginjal yang berukuran kecil bisa masuk ke dalam kandung kemih dan menjadi batu kandung kemih.

Lalu sebenarnya apa faktor risiko batu kandung kemih? Ada beberapa faktor risiko untuk batu kandung kemih, yaitu:

  • Usia dan jenis kelamin. Batu kandung kemih lebih sering terjadi pada pria. Angka penderita batu kandung kemih juga meningkat seiring bertambahnya usia. Seseorang yang pernah mengalami cedera pada tulang belakang yang cukup parah dan kehilangan kendali pada otot pelvis tidak dapat mengosongkan kandung kemih secara tuntas.
  • Bladder Outlet Obstruction. Atau sering disebut juga pembesaran prostat. Ini merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat aliran urin.
  • Operasi Ekspansi Kandung Kemih. Pada hal ini, batu kandung kemih dapat terbentuk setelah operasi yang menangani inkontinensi pada wanita. (SFK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here