Penyebab dan Penanganan Diare pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Diare merupakan gangguan pencernaan yang sering dikeluhkan oleh masyarakat umum. Diare merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bagi kita yang telah dewasa atau remaja, mungkin bisa mengeluhkan atau menyampaikan rasa sakit yag di rasakan. Hal ini akan memudahkan ketika proses penyembuhan atau penanganannya sendiri. Lalu bagaimana jika anak atau bayi terserang diare? Anak-anak belum sepenuhnya bisa menyampaikan apa yang ia rasakan, apalagi seorang bayi. Nah kali ini, penulis akan memaparkan penanganan diare pada anak, juga beberapa penyebabnya.

Diare pada anak disebabkan oleh beberapa factor, diantaranya ialah tingginya kandungan air di usus. Hal ini diakibatkan oleh resopsi air yang terganggu atau terjadinya hipersekresi. Umumnya, proses resopsi air dan sekresi tadi juga elektrolit-elektrolit akan di proses dalam waktu yang bersamaan di sel epitel mukosa. Jika normalnya resorpsi akan melebihi sekresi, maka ada kalanya sekresi lebih besar dari resorpsi. Inilah yang menyebabkan diare pada anak.

Selain itu, adanya alergi pada beberapa jenis makanan juga dapat memicu terjadinya diare. Misalnya, diare terhadap telur, makanan laut, atau jenis makanan tertentu. Diare yang diakibatkan oleh alergi makanan biasanya akan menimbulkan rasa nyeri di perut.

Lingkungan yang kotor juga bisa menjadi salah satu penyebab diare pada anak. Hal ini disebabkan, karena anak yang senang bermain di luar, memegang apa saja yang ada disekitarnya. Padahal mungkin saja benda yang dipegangnya mengandung bakteri yang dapat menyebabkan diare.

Untuk mengatasi diare pada Anak, maka ada beberapa hal yang bisa Anda lkukan, yaitu sebagai berikut:

  • Pemberian penanganan secara cepat

Sesegera mungkin berikan penanganan yang tepat. Seperti segera bawa anak ke rumah sakit atau puskesmas sekitar. Hal ini dilakukan untuk menghindari dampak yang lebih besar dari diare. Seperti dehidrasi yang mungkinakan dialami anak, karena kehilangan banyak cairan tubuh.

  • Berikan asupan padat

Untuk mengurangi keluarnya feses yang berbentuk cair, berikan anak asupan yang berbentuk makanan padat.

  • Memberikan ASI

Pemberian ASI ini dilakukan untuk megganti cairan tubuh yang hilang, karena diare yang dialami oleh anak.

  • Tetap beri makanan seperti biasa

Tetap berikan makanan yang biasa dikonsumsi oleh si anak. Namun, dengan mengurangi porsi dan pemberian makan yang lebih sering dari biasanya.(IKS)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY