Penyebab dan Penanganan Kesemutan pada Penis

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kasus penis mati rasa atau kesemutan memang bukan kasus yang banyak atau sering terjadi pada pria, namun hal ini bisa saja terjadi. Penyebab umumnya dikarenakan oleh posisi duduk yang tidak tepat atau gangguan kesehatan yang menyebabkan saraf-saraf di penis terganggu. Jika hal ini dibiarkan dan terus tejadi, tentu akan memengaruhi kemampuan seksualitas seorang pria, khususnya kemampuan penis untuk ereksi atau berejakulasi.

Lantas, Apa penyebabnya Terlalu sering bersepeda?

Pada umumya, penis yang mati rasa dialami oleh pria yang sering naik sepeda, khususnya para atlet balap sepeda. Hal ini dikarennakan pada saat duduk di kursi atau sedel sepeda bisa menyebabkan terjadinya perineum, yakni kompresi atau pemadatan saraf dan pembuluh darah di daerah tubuh yang disebut perineum. Perineum merupakan daerah antara anus dan pangkal penis pada pria. Daerah ini memiliki banyak pembuluh darah dan saraf yang memengaruhi alat kelamin pria.

Terjadinya pemadatan pada perineum dapat menyebabkan kerusakan saraf, kurangnya aliran darah melalui pembuluh, bengkak, hingga oklusi atau penyumbatan pembuluh darah yang pada titik tertentu bisa menyebabkan munculnya mati rasa di daerah sekitar selangkangan, termasuk alat kelamin pria, baik dalam kondisi sementara atau permanen. Pada pria, yang akan terjadi adalah:

Menurunnya pasokan darah ke penis, Sensasi kesemutan, Disfungsi ereksi (impotensi) Berkurangnya sensitivitas penis tehadap rangsangan Rasa sakit. Fenomena mati rasa sesaat pada penis akibat kompresi atau pemadatan pada perineum biasa disebut sebagai Alcock Syndrome.

Gangguan kesehatan

Mati rasa pada penis juga dapat disebabkan oleh adanya gangguan kesehatan pada prostat, khususnya penderita kanker prostat. Mati rasa pada penis bukan disebabkan oleh penyakit kanker prostat itu sendiri, namun lebih pada efek samping yang dialami usai proses terapi kanker prostat tersebut.

Bagaimana cara mengatasinya?

Ketika penis mulai kesemutan, anda bisa berdiri sejenak supaya area perineum tidak tertekan lagi. Biasanya, setelah aliran darah kembali normal, mati rasa atau kesemutan pada penis akan hilang sendiri dalam beberapa menit. Tetapi, apabila kondisi ini tak segera membaik, disarankan untuk segera hubungi dokter atau layanan kesehatan.

Apabila sedang bersepeda dan penis terasa mati rasa, cobalah untuk berdiri dari sadel saat bersepeda. Hal ini dapat mengurangi tekanan pada area perineum. Jika perlu, anda bisa menepi dan berdiri sebentar kalau Anda sudah bersepeda terlalu lama. Sebaiknya anda juga memilih sadel yang lebih lebar untuk mencegah terjadinya perineum. Tekanan yang Anda rasakan akan berkurang karena menyebar ke seluruh permukaan sedel, tak hanya pada satu titik saja.

Bila penis sering kesemutan padahal Anda tidak sering bersepeda atau duduk kelamaan, bisa jadi penyebabnya adalah penyakit. Segera hubungi dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang cepat dan tepat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here