Penyebab dan Resiko Kanker Paru

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis penyakit kronis yang kerap diderita kaum pria. Gaya hidup yang tidak sehat menjadi faktor utama penyebab kanker paru-paru. Untuk mengetahui lebih detail mengenai penyebab dan resiko kanker paru-paru, berikut ini uraiannya.

Penyebab penyakit kanker paru-paru

Tidak dipungkiri jika faktor utama penyebab kanker paru-paru pada pria adalah kebiasaan merokok. Pasalnya rokok yang mengandung racun dapat memicu mutasi DNA, sehingga memberikan resiko lebih besar dalam menyebabkan kanker paru-paru.

Seperti yang diketahui bahwa tubuh manusia terus memperbarui organ tubuh dengan pembentukan sel-sel baru. Namun saat tubuh terkena paparan racun dalam jumlah besar, maka sel-sel akan rusak. Proses memperbaiki diri pun akan semakin sulit.

Seiring berjalannya waktu sel-sel tersebut akan tumbuh abnormal, sehingga memicu perkembangan kanker. Disinilah salah satu kontribusi asap rokok sebagai zat yang merusak sel-sel dalam tubuh, sehingga menimbulkan resiko terkena kanker.

Namun merokok bukanlah satu-satunya faktor yang membahayakan kesehatan paru-paru. Pasalnya ada pula beberapa zat kimia yang sangat berbahaya jika dihirup. Misalnya saja asbes, radon, arsenik, berilium, cadmium, Vinyl chloride, senyawa nikel, senyawa chromium, produk batubara, gas mustard, eter chloromethyl, hingga limbah diesel.

Bahan-bahan kimia tersebut apabila tercampur dengan udara, sangat berbahaya ketika dihirup oleh manusia. Zat-zat tersebut tidak berasa, sehingga sangat sulit untuk dideteksi. Oleh karena itu gunakanlah masker apabila beraktivitas di luar rumah guna menjaga kesehatan tubuh.

Faktor-faktor yang bisa menimbulkan risiko kanker paru-paru

  1. Faktor sejarah dalam keluarga. Tidak dipungkiri jika salah satu anggota keluarga ada yang pernah mengidap kanker paru-paru, maka kemungkinan besar memiliki kontribusi terhadap anggota keluarga lainnya.
  2. Faktor Secara umum kanker paru-paru menyerang orang-orang yang berusia lanjut atau 50 tahun ke atas. Namun dengan perkembangan zaman, sering juga dijumpai orang-orang yang masih di bawah 50 tahun terkena kanker paru-paru.
  3. Faktor riwayat penyakit kronis. Jika seseorang sudah pernah mengidap penyakit kronis, maka memiliki resiko lebih besar terserang kanker paru-paru. Penyakit kronis yang dimaksud antara lain bronkitis, TBC,  atau Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).
  4. Faktor terapi radiasi bagian dada. Rupanya terapi radiasi yang pernah dijalani guna mengobati kanker lain, bisa memicu kanker paru-paru khususnya bagi perokok aktif.
  5. Faktor asap rokok. Asap rokok tidak hanya berbahaya bagi perokok aktif, tapi juga perokok pasif. Alhasil risiko terkena kanker paru-paru bisa mengintai siapa saja yang sering melakukan kontak dengan asap rokok.
  6. Faktor pola makan. Nutrisi sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk meremajakan sel-sel yang rusak. Dengan demikian seseorang yang kekurangan nutrisi akan mengalami resiko terserang kanker paru-paru dan penyakit kronis lainnya. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here