Penyebab Diare pada Orang Dewasa

SehatFresh.com – Diare adalah gangguan pencernaan yang sering dialami banyak orang di berbagai kalangan usia. Kondisi ini mengakibatkan penderitanya lebih buang air besar dengan tinja berair. Diare secara umum dibedakan menjadi akut dan kronis berdasarkan durasinya. Diare akut biasanya berlangsung selama satu atau dua hari dan tidak memerlukan perawatan medis. Sedangkan, diare kronis berlangsung lebih dari tiga hari dan mungkin merupakan tanda dari suatu kondisi medis yang mendasari. Pada orang dewasa, diare bisa terjadi karena :

  1. Intoleransi makanan

Makanan tertentu dapat menjadi penyebab diare untuk beberapa orang dewasa. Intoleransi laktosa atau alergi susu dapat menyebabkan diare bila tubuh tidak dapat secara benar mencerna gula susu yang ditemukan dalam produk susu seperti susu, keju dan es krim. Tidak hanya susu, cabai yang mengandung bahan kimia yang bernama capsaicin juga tidak dapat dicerna atau ditolerir dengan baik pada beberapa orang sehingga akhirnya mengakibatkan diare.

  1. Infeksi usus

Berbagai virus, bakteri dan infeksi dapat menyerang tubuh, menginfeksi saluran usus dan menyebabkan diare. Dalam kebanyakan kasus, infeksi dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan medis. Namun, ada beberapa infeksi virus di usus sangat menular dan menyebar dengan mudah. Salmonella adalah hanya salah satu contoh dari banyak infeksi bakteri yang bertanggung jawab untuk diare, yang serius dan membutuhkan perhatian medis. Parasit seperti amuba dan giardia juga dapat menyerang usus melalui berbagai cara. Media utama parasit ini adalah air yang terkontaminasi seperti air sumur dan sungai.

  1. Obat kimia pencahar

Beberapa orang mulai menggunakan obat pencahar untuk mempermudah buang air besar. Namun, ada kemungkinan tubuh menjadi ketergantungan pada produk ini, dan penggunaan terus menerus dapat menyebabkan diare.

  1. Pemanis buatan

Harvard Medical School menyatakan bahwa pemanis buatan seperti sorbitol dan manitol juga dapat menyebabkan diare, karena mereka diserap perlahan-lahan dan tidak sempurna. Sorbitol merupakan pemanis buatan yang ditemukan dalam banyak produk seperti permen karet, jeli dan selai. Bahan ini juga bekerja sebagai pencahar sehingga ada kemungkinan diare setelah mengonsumsi produk yang mengandung bahan ini secara berlebihan.

Saat terkena diare, sebaiknya perbanyak minum air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang sehingga tubuh tidak mengalami dehidrasi. Diare memang termasuk penyakit ringan, namun jika dibiarkan akan membuat tubuh menjadi lemas sehingga mengganggu aktivitas. Diare kronis perlu segera mendapatkan perawatan medis. Untuk mencegah diare, mulailah untuk menjalankan gaya hidup sehat dan higienis, dengan mengonsumsi makanan sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta rajin mencuci tangan agar terhindar dari ancaman bakteri penyebab diare.

Sumber gambar : www.elsawati.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY