Penyebab Dismenore (Nyeri Haid)

www.firdaus45.com

SehatFresh.com – Setiap wanita normal mengalami menstruasi pada setiap bulannya, dikenal dengan istilah haid atau datang bulan. Namun pada beberapa wanita, haid tidak selalu berjalan lancar, ada yang jadwalnya tak teratur, perdarahan berlebihan, ada pula yang mengalami nyeri haid, dan lain-lain.

Nyeri haid atau dismenore adalah nyeri yang menyerang/terjadi di perut menjelang atau selama haid. Dalam keadaan yang normal, nyeri haid hanya membuat wanita merasa sakit dan tidak nyaman. Tetapi dalam keadaan parah, nyeri haid ini bisa membuat wanita tidak dapat bekerja dan harus beristirahat, nyeri sering bersamaan dengan rasa mual, sakit kepala, perasaan mau pingsan, dan lekas marah. Ada 2 jenis nyeri haid atau dismenore ini yaitu nyeri haid (dismenore) primer dan nyeri haid (dismenore) sekunder.

  1. Dismenore Primer (Primary Dysmenorrhea), merupakan nyeri haid yang tidak disebabkan oleh gangguan ginekologi (alat reproduksi wanita) tetapi itu merupakan proses normal menstruasi itu sendiri. Dismenore primer merupakan jenis nyeri haid yang paling banyak, yang memengaruhi lebih dari 50% wanita. Dismenore primer lebih mungkin dialami oleh anak perempuan selama masa remaja.
  2. Dismenore Skunder (Scondary Dysmenorrhea), merupakan nyeri haid yang umumnya terkait dengan beberapa jenis gangguan ginekologi. Sebagian besar gangguan ini dapat dengan mudah diobati dengan obat nyeri haid bahkan operasi. Dismenore sekunder lebih mungkin dialami oleh perempuan selama masa dewasa (wanita).

Penyebab Dismenore (Nyeri Haid)

  1. Penyebab dismenore primer ini disebabkan oleh aktifitas prostaglandin. Pada saat menstruasi, lapisan rahim yang rusak dikeluarkan dan digantikan dengan yang baru, senyawa molekul yang disebut prostaglandin dilepaskan. Senyawa ini menyebabkan otot-otot rahim berkontraksi. Ketika terjadi kontraksi otot rahim, maka suplai darah ke endometrium menyempit (vasokonstriksi) proses inilah yang menyebabkan rasa sakit saat menstruasi. Zat lain yang dikenal sebagai leukotrien yang merupakan bahan kimia yang berperan dalam respon inflamasi juga meningkat pada saat ini dan mungkin berhubungan dengan timbulnya nyeri menstruasi. Selain itu, kurang olahraga, stres psikis dan sosial juga menjadi faktor lain yang menyebabkan dismonere primer.
  2. Dismenore sekunder dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, di antaranya sebagai berikut :
  • Tumor jinak yang berkembang di dalam dinding rahim.
  • Jaringan yang melapisi rahim (disebut endometrium) yang normalnya berada dipermukaan malah tumbuh di dalam dinding otot rahim.
  • Infeksi menular seksual (IMS).
  • Fragmen dari lapisan endometrium yang normalnya hanya ada pada rahim malah tumbuh pada organ panggul lainnya.
  • Penyakit radang panggul (PID), terutama akibat infeksi pada saluran tuba, tetapi juga dapat mempengaruhi indung telur, rahim, dan leher rahim
  • Kista ovarium atau tumor.

Penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD), atau dikenal juga dengan istilah KB spiral.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY